Rabu, 07 Oktober 2026
07:33 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Archaeonycteris

Archaeonycteris

genus mamalia

Bagikan:
Archaeonycteris
Rentang waktu: Eosen Awal-Eosen Tengah
250px-Archaeonycteris.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Chiroptera
Famili: †Archaeonycteridae
Genus: †Archaeonycteris
Revilliod, 1917
Spesies

lihat teks

Artikel takson sembarang

Archaeonycteris adalah sebuah genus kelelawar arkaik yang jasad terfosilisasinya ditemukan di Jerman, Prancis, Inggris dan India.

Genus tersebut didirikan pada 1917, saat Pierre Revilliod mendeskripsikan material yang diekskavasi di Lubang Messel sebagai spesies fosil Archaeonycteris trigonodon.

Referensi

  1. ↑ Revilliod, P. (1917). "Contribution à l'étude des chiroptères des terrains tertiares". Abhandlungen der Schweizerischen Paläontologischen Gesellschaft. 42: 1–57.
  2. ↑ Storch, G.; Habersetzer, J. (1988). "Archaeonycteris pollex (Mammalia: Chiroptera) eine neue Fledermaus aus dem Eozän der Grube Messel bei Darmstadt". Courier Forschungsinstitut Senckenberg. 107: 263–273.
  3. ↑ D. E. Russell; P. Louis; D. E. Savage (1973). "Chiroptera and Dermoptera of the French early Eocene". University of California Publications in Geological Sciences. 95: 1–57.
  4. ↑ Harrison, D. L.; Hooker, J. J. (2010). "Late Middle Eocene bats from the Creechbarrow Limestone Formation, Dorset, southern England with description of a new species of Archaeonycteris (Chiroptera: Archaeonycteridae)". Acta Chiropterologica. 12 (1): 1–18. doi:10.3161/150811010X504554. S2CID 84965106.
  5. ↑ Smith, T.; Rana, R.S.; Missiaen, P.; Rose, K.D.; Sahni, A.; Singh, H.; Singh, L. (2007). "High bat (Chiroptera) diversity in the Early Eocene of India". Naturwissenschaften. 94 (12): 1003–1009. Bibcode:2007NW.....94.1003S. doi:10.1007/s00114-007-0280-9. hdl:1854/LU-385394. PMID 17671774. S2CID 12568128.


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan