Senin, 28 September 2026
08:27 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Ali Oncom

Ali Oncom adalah tokoh dalam —dan sekaligus judul— strip komik yang muncul di Lembaran Bergambar (Lembergar) harian Pos Kota. Penggubahnya adalah Budi Priyono, komikus kelahiran Magelang tahun 1962. Tokoh ini menurut survai yang dilakukan oleh Pos Kota pada tahun 2000 menyabet posisi kedua setelah tokoh Doyok dalam hal popularitas.

Ali Oncom digambarkan sebagai pemuda berlatar belakang kampung di Jakarta dengan pekerjaan serabutan, sering kali menganggur, tetapi memiliki keinginan untuk hidup dengan gaya seperti orang yang mapan. Akibatnya ia selalu tampil dengan gaya kampungan. Penampilan standarnya adalah potongan rambut cepak di pinggir, gondrong, dan berkucir di belakang, lengan baju digulung bak, kancing dibuka, dalamnya berkaos —semua ini khas gaya 80-an—, celana jins potongan jengki —simbol gaya 70-an—, tetapi botak di tengah.

Komik strip satir ini berkeinginan menggarisbawahi kehidupan pemuda miskin yang berorientasi kehidupan anak orang kaya, yang selalu ketinggalan zaman, dan perilakunya tetap bersumber dari budaya kemiskinan.

Lihat pula

Komik silat
Komik wayang
Komik adiwira
Komik roman
Strip komik
Komikus Indonesia


Ikon rintisan

Artikel bertopik seni ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan