Kamis, 08 Oktober 2026
17:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Alexander Hare

Alexander Hare

Bagikan:
Keelingislands.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Seorang pelaut asal Skotlandia yang membuat Harem dan budak perdagangan di Kalimantan-Inggris pada awal abad ke-19.

Alexander Hare adalah seorang pelaut asal Skotlandia. Dia membuat Harem dan budak perdagangan di Kalimantan-Inggris (Banjarmasin) pada awal abad kesembilan belas. Dia dan haremnya kemudian menetap di Cocos (Keeling).[1][2] [3]

Alexander Hare menjadi Resident dan Political Commissioner Inggris di Banjermassing (Banjarmasin) sejak 1812.[4][5][6][7]

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ Far East and Australasia 2003 (dalam bahasa Inggris). Routledge. 2002. hlm. 145. ISBN 1857431332.
  2. ↑ Bastin John (2019). Sir Stamford Raffles And Some Of His Friends And Contemporaries: A Memoir Of The Founder Of Singapore (dalam bahasa Inggris). World Scientific. hlm. 59. ISBN 9813277688. ISBN 978-981-327-768-7
  3. ↑ (Inggris) "John Clunies Ross (1786-1854)". ABC News. 16 November 2004. Diakses tanggal 1 Agustus 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ (Belanda) Landsdrukkerij (Batavia), Landsdrukkerij (Batavia). Almanak van Nederlandsch-Indië voor het jaar. Vol. 1. Lands Drukkery. hlm. 192.
  5. ↑ (Belanda) Landsdrukkerij (Batavia), Landsdrukkerij (Batavia) (1816). Almanak van Nederlandsch-Indië voor het jaar. Vol. 2. Lands Drukkery.
  6. ↑ (Indonesia) Anwar, Rosihan (2004). Sejarah kecil "petite histoire" Indonesia. Vol. 2. Penerbit Buku Kompas. hlm. 137. ISBN 979-709-141-4.ISBN 978-979-709-141-5
  7. ↑ Alexander Hare en Maluka (II)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan