Rabu, 28 Oktober 2026
22:54 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Aga Khan

Gelar Imam dalam Aliran Ismaili Nizari

Bagikan:
Bagian dari seri tentang
Islam
120px-Allah-green.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Aga Khan (bahasa Persia:آقاخان; juga ditransliterasikan sebagai Aqa Khan dan Agha Khan[1]) adalah sebuah nama yang digunakan oleh Imam Ismai'lisme Nizari sejak 1957. Pemakai nama saat ininya adalah Shah Karim yang menjadi Imam ke-49 (1957–sekarang), Pangeran Shah Karim Al Husseini Aga Khan IV (b. 1936).

Gelar tersebut terdiri dari gelar agha dan khan. "Agha" adalah bentuk bahasa Turki dari kata "aqa" (Āqā) dalam bahasa Persia. Kata "agha" berasal dari kata Turkic dan Mongolia "aqa", yang artinya "kakak",[2][3] dan "khan" artinya raja, penguasa dalam bahasa Turkic dan Mongolia.[4]

Empat orang yang memegang gelar tersebut meliputi:

  1. Aga Khan I – Hasan Ali Shah Mehalatee (1800–1881), Imam Ismaili Nizari ke-46 (1817–1881)
  2. Aga Khan II – Ali Shah (sekitar 1830–1885), Imam Ismaili Nizari ke-47 (12 April 1881 – 1885)
  3. Aga Khan III – Sir Sultan Mohammed Shah (1877–1957), Imam Ismaili Nizari ke-48 (17 Agustus 1885 – 1957)
  4. Aga Khan IV – Pangeran Shah Karim Al Husseini (1936 – 2025), Imam Ismaili Nizari ke-49 (11 Juli 1957 – 2025)
  5. Aga Khan V – Pangeran Rahim al-Hussaini (kelahiran 1971), Imam Ismaili Nizari ke-50 (5 Februari 2025 – Sekarang)

Referensi

  1. ↑ Daftary, Farhad (2007). The Ismailis: Their History and Doctrines Second Ed. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 978-0-511-35561-5.{{cite book}}: Periksa nilai |first=
  2. ↑ "the definition of aga". Dictionary.com. Diakses tanggal 2016-06-17.
  3. ↑ "imla". www.nisanyansozluk.com. Diakses tanggal 2016-06-17.
  4. ↑ Fairbank, John King (1978). The Cambridge History of China. Cambridge University Press. hlm. 367.

Bacaan tambahan

  • "Les Agas Khans", Yann Kerlau, Perrin 2004
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan