Rabu, 23 September 2026
13:47 WIB
TERKINI
Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Kolom Sidang Mahkamah Konstitusi Uji Materi UU Kesehatan, Perlindungan Dokter Jadi Sorotan Politik Pendidikan Gibran di UTS Insearch Australia Dipermasalahkan dalam PHPU Regional Kembalinya Bechi ke Ponpes Picu Kekhawatiran, Bapas Diminta Awasi Ketat Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Kolom Sidang Mahkamah Konstitusi Uji Materi UU Kesehatan, Perlindungan Dokter Jadi Sorotan Politik Pendidikan Gibran di UTS Insearch Australia Dipermasalahkan dalam PHPU Regional Kembalinya Bechi ke Ponpes Picu Kekhawatiran, Bapas Diminta Awasi Ketat
Afrika Tenggara

Afrika Tenggara

250px-Map_of_Southeast_Africa.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Afrika Tenggara

Afrika Tenggara[1][2] adalah kawasan Afrika yang merupakan bagian tengah antara Afrika Timur dan Afrika Selatan.[3] Kawasan ini meliputi negara-negara Botswana, Eswatini, Kenya, Lesotho, Malawi,[4] Mozambik,[5][6] Namibia, Rwanda, Afrika Selatan, Tanzania, Uganda,[7] Zambia, dan Zimbabwe[8] di daratan, dengan negara-negara kepulauan Madagaskar, Mauritius, Komoro, dan Seychelles juga termasuk.[5]

Sejarah

Afrika Timur dan Selatan merupakan salah satu wilayah paling awal yang diyakini sebagai tempat tinggal manusia modern (Homo sapiens) dan para pendahulunya. Pada bulan September 2019, para ilmuwan melaporkan penentuan bentuk tengkorak secara virtual menggunakan komputer, berdasarkan 260 pemindaian CT, dari nenek moyang manusia terakhir yang menjadi cikal bakal manusia modern/H. sapiens. Hasil tersebut mewakili bentuk awal manusia modern, dan mereka menyatakan bahwa manusia modern muncul antara 350.000 hingga 260.000 tahun yang lalu melalui penyatuan populasi di Afrika Selatan dan Timur.[9][10]

Referensi

  1. Axworthy, Mary (2004). Sowell, Teri L. (ed.). Asking for Eyes: The Visual Voice of Southeast Africa. University Art Gallery, San Diego State University. ISBN 0-937097-01-2.
  2. Wieschhoff, H. A. (2013). The Zimbabwe-Monomotapa Culture in Southeast Africa. Literary Licensing L. L. C. ISBN 978-1-4940-0993-9.
  3. Klopper, S.; Conru, K.; Nel, K. (2002). The Art of Southeast Africa: From the Conru Collection. Harry N. Abrams. ISBN 88-7439-001-7.
  4. "Malawi", Merriam-Webster, diakses tanggal 29 April 2018{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 "Bantu Ethnicity in South East Africa: From Kenya to the Southern Tip of Africa". Ancestry.com. Diakses tanggal 29 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. "Mozambique", Merriam-Webster, diakses tanggal 29 April 2018{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "Tracing African Roots: Exploring the Ethnic Origins of the Afro-Diaspora". Tracing African Roots. 31 Januari 2016. Diakses tanggal 29 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. Fry, Kathie. "Southeast African Countries". Do It in Africa. Diakses tanggal 19 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Zimmer, Carl (10 September 2019). "Scientists Find the Skull of Humanity's Ancestor — on a Computer – By comparing fossils and CT scans, researchers say they have reconstructed the skull of the last common forebear of modern humans". The New York Times. Diakses tanggal 10 September 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. Mounier, Aurélien; Lahr, Marta (2019). "Deciphering African late middle Pleistocene hominin diversity and the origin of our species". Nature Communications. 10 (1): 3406. Bibcode:2019NatCo..10.3406M. doi:10.1038/s41467-019-11213-w. PMC 6736881. PMID 31506422.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan