| Jenis | Perusahaan publik |
|---|---|
| BEI: ADCP | |
| Industri | Properti |
| Didirikan | 9 Maret 2018 |
Wilayah yang dilayani | Indonesia |
Tokoh kunci | Rizkan Firman[1] (Direktur Utama) Pudjung Setya Brata[1] (Komisaris Utama) |
| Produk | Apartemen dan hotel |
| Merek |
|
| Pendapatan | Rp 438,677 miliar (2020)[2] |
| Rp 64,538 miliar (2020)[2] | |
| Total aset | Rp 4,676 triliun (2020)[2] |
| Total ekuitas | Rp 1,970 triliun (2020)[2] |
| Pemilik | Adhi Karya (90%) Publik (10%) |
Jumlah karyawan | 204 (2020)[2] |
PT Adhi Commuter Properti Tbk adalah anak usaha dari Adhi Karya yang bergerak di bidang pengembangan properti. Hingga akhir tahun 2020, perusahaan ini memiliki sepuluh unit pengembangan berorientasi transit dan tiga unit hotel di Pulau Jawa.[2][3]
Sejarah
Perusahaan ini memulai sejarahnya pada bulan April 2016 sebagai Divisi Pengembangan Berorientasi Transit dari Adhi Karya. Pada bulan Desember 2016, divisi tersebut meluncurkan proyek LRT City Easter Green di Bekasi. Pada bulan Januari 2017, nama divisi tersebut diubah menjadi Divisi Pengembangan Berorientasi Transit & Hotel. Pada bulan Juni 2017, divisi tersebut meluncurkan proyek LRT City Sentul di Bogor, dan pada bulan September 2017, divisi tersebut meluncurkan proyek LRT City Jatibening di Bekasi. Pada bulan Maret 2018, Adhi Karya memisahkan divisi tersebut menjadi sebuah perusahaan tersendiri dengan nama "PT Adhi Commuter Properti".
Pada bulan Juli 2018, perusahaan ini meluncurkan proyek LRT City Ciracas di Jakarta Timur, dan pada bulan Maret 2019, perusahaan ini meluncurkan proyek LRT City Green Avenue di Bekasi. Pada bulan Juli 2019, perusahaan ini meluncurkan proyek LRT City Cisauk Point di Tangerang, dan pada bulan September 2019, perusahaan ini meluncurkan proyek LRT City MTH di Jakarta Selatan. Pada bulan Oktober 2019, perusahaan ini meluncurkan proyek LRT City Tebet di Jakarta Selatan, dan pada akhir tahun 2019, perusahaan ini resmi mengakuisisi PT Mega Graha Citra Perkasa (MGCP).
Pada bulan Agustus 2020, melalui MGCP, perusahaan ini meluncurkan proyek Grand Central Bogor. Pada bulan Desember 2020, perusahaan ini meluncurkan proyek Adhi City di Sentul. Pada awal tahun 2021, perusahaan ini meluncurkan proyek LRT City Cibubur dan Oase Park di Pamulang.[2][3] Pada bulan Februari 2022, perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia.[4]
Pada tanggal 24 Juli 2026 Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman Bapak Maruarar Sirait mengadakan mediasi antara konsumen LRT City dan Direksi PT. Adhi Commuter Property. Perwakilan konsumen LRT City menuntut PT. Adhi Commuter Property untuk mengembalikan uang mereka karena unit mereka belum juga diserahterimakan selama bertahun tahun oleh perusahaan dan pembangunan Apartemen LRT City Tebet, Ciracas, Cibubur, Oase Park dan Grand Central Bogor saat ini terhenti dan mangkrak. [5]
Referensi
- 1 2 "Komisaris & Direksi". PT Adhi Commuter Properti. Diakses tanggal 9 Januari 2022.
- 1 2 3 4 5 6 7 "Laporan Tahunan 2020" (PDF). PT Adhi Commuter Properti. Diakses tanggal 9 Januari 2022.
- 1 2 "Profil Perusahaan". PT Adhi Commuter Properti. Diakses tanggal 9 Januari 2022.
- ↑ Sayekti, Sri (23 Februari 2022). "Resmi IPO, Adhi Commuter Properti Perkokoh Posisi Sebagai Pengembang TOD Terdepan". Kontan.co.id. Kontan. Diakses tanggal 13 Mei 2022.
- ↑ Indraswari, Sekar Aqillah. "Bos BP BUMN Akui Keuangan Adhi Karya Minus, Banyak Proyek Mangkrak-Nggak Laku". detikproperti. Diakses tanggal 2026-08-02.