Jumat, 25 September 2026
19:50 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia

PP Properti

perusahaan asal Indonesia

PT PP Properti Tbk
JenisAnak perusahaan
BEI: PPRO
IndustrIProperti
Kantor pusat
Indonesia Sunting ini di Wikidata
Wilayah yang dilayani
Jakarta, Indonesia
Tokoh kunci
Dyah Rahadyannie[1]
(Direktur Utama)
Fakhrul Ulum[1]
(Komisaris Utama)
Merek
  • Grand Kamala Lagoon
  • Grand Sungkono Lagoon
  • Grand Dharmahusada Lagoon
  • Louvin Apartment
  • Begawan Apartment
  • Gunung Putri Square
  • The Ayoma
  • Permata Puri Cibubur
  • The Alton
  • Amartha View
  • Apartemen Pavilion Permata
LayananPengembangan dan pengelolaan properti
PemilikPembangunan Perumahan (64,96%)
Asuransi Jiwa IFG (7,88%)
Asabri (5,43%)
Publik (21,83%)
Jumlah karyawan
353 (2025)[2]
Situs webwww.pp-properti.com Sunting ini di Wikidata

PT PP Properti Tbk (IDX: PPRO) adalah perusahaan pengembang properti Indonesia yang merupakan anak usaha PT PP (Persero) Tbk. Didirikan pada 12 Desember 2013, perusahaan menjalankan kegiatan pengembangan dan pengelolaan properti yang mencakup segmen residensial, komersial, serta perhotelan.

Kegiatan usaha PP Properti meliputi pengembangan apartemen, perumahan, hotel, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan properti komersial lainnya, baik secara langsung maupun melalui kerja sama dengan badan usaha milik negara dan perusahaan swasta. Proyek-proyeknya tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, terutama Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.[1][2]

Sejarah

Kegiatan usaha properti PP Properti berawal dari Cabang Usaha Non-Konstruksi (UNK) PT PP (Persero) Tbk yang dibentuk pada 1991 sebagai bagian dari strategi diversifikasi usaha. Unit tersebut berada di bawah Divisi Pengembangan Usaha dan menjalankan kegiatan melalui Unit Developer dan Unit Properti.

Pada 1995, Cabang UNK direorganisasi menjadi Unit UNK berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT PP (Persero) Tbk No. 25/Kpts/Dir/1995. Unit tersebut kembali ditempatkan di bawah Divisi Pengembangan Usaha pada 2004. Selanjutnya, pada 2010, kegiatan usaha properti dipisahkan dari divisi tersebut dan dijalankan melalui Divisi Properti, dengan tiga segmen utama: residensial, mal dan edutainment, serta hotel.

Pada 12 Desember 2013, Divisi Properti dipisahkan dari PT PP (Persero) Tbk dan didirikan sebagai badan hukum tersendiri dengan nama PT PP Properti. Pendirian perusahaan dituangkan dalam Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 18 yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H. Akta tersebut memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Keputusan No. AHU-04852.AH.01.01 Tahun 2014 tanggal 5 Februari 2014.

Sebelum menjadi perusahaan tersendiri, unit usaha properti PT PP tercatat telah mengembangkan sekitar 15 proyek selama periode 1991–2013, yang terdiri atas tujuh proyek residensial, enam proyek mal dan edutainment, serta dua proyek perhotelan.

Pada 8 Mei 2015, PP Properti memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham. Perusahaan menawarkan 4.912.346.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dan harga penawaran Rp185 per saham. Saham PP Properti kemudian dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 19 Mei 2015 dengan kode PPRO, sekaligus mengubah status perusahaan menjadi PT PP Properti Tbk.

Dalam menjalankan usahanya, PP Properti mengembangkan proyek secara mandiri maupun melalui perusahaan patungan dan kerja sama dengan pihak lain. Portofolionya mencakup properti untuk dijual dan disewakan, dengan segmen konsumen yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing proyek.

Referensi

  1. 1 2 3
  2. 1 2
Ikon rintisan

Artikel bertopik badan usaha atau perusahaan Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan