Sabtu, 07 November 2026
23:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Absorpsimetri

Absorpsimetri

Bagikan:
250px-DEXA_scanner_in_use_ALSPAC.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Absorptimetri

Dual Energi Absorptimetri adalah sebuah cara yang terbaik untuk memeriksa kepadatan pada tulang manusia.[1] Menurut kamus kesehatan Dual Energi Absorptimetri adalah jenis pengujian yang menggunakan sinar-X untuk mengukur kepadatan tulang.[2] Tes ini merupakan metode yang lebih baik, karena menggunakan fasilitas yang lengkap, apabila akan melakukan menggunakan tes ini sebelumnya lakukan tes kepadatan tulang menggunakan teknik apapun sebelumnya.[3] Karena penafsiran pengukuran kepadatan tulang dan penentuan perlu tidaknya pengobatan mungkin jauh lebih penting ketimbang keputusan mengenai metode tes kepadatan tulang yang harus dijalani ini, apabila pasien yang menjalani pengukuran peripheral dan hasil mengenai risiko bahwa pasien terkena osteoporosis meragukan, maka pasien harus melanjutkan dengan pengukuran tulang pinggul dan tulang belakang menggunakan central DXA untuk memastikan diagonosisnya.[3] Tes kepadatan tulang biasanya melaporkan hasil pasien berupa perbandingan dengan rata-rata orang sehat yang berusia dan berjenis kelamin sama dengan pasien (Nilai-Z) serta dengan rata-rata orang muda normal yang sehat (Nilai-T).[3]

Dalam pengukuran massa dan densitas tulang hal perlu dilakukan dalam pemeriksaan tulang ini adalah sebagai berikut:

  1. SPA (Single Phon Absorptiometry).[4]
  2. DPA (dual Photon Absorpatiometry).[4]
  3. Dexa (dual energy X-ray Absorptiometry).[4]
  4. Quantitative CT.[4]

Referensi

  1. ↑ "Mitos-mitos Osteoporosis". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-14. Diakses tanggal 16 Juni 2014.
  2. ↑ "Dual X-Ray Absorptimetry". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-22. Diakses tanggal 16 Juni 2014.
  3. 1 2 3 Felicia Cosman (2009). Osteoporosis: Panduan Lengkap agar tulang anda tetap sehat Panduan Kesehatan Wanita. B First. hlm. 119. ISBN 9792438386.
  4. 1 2 3 4 Nico A. Lumenta. Manajemen Hidup Sehat. Elex Media Komputindo. hlm. 218. ISBN 9789792099935.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Dual-energy X-ray absorptiometry.
Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan