Senin, 21 September 2026
02:54 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Absorpsimetri

Absorpsimetri

250px-DEXA_scanner_in_use_ALSPAC.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Absorptimetri

Dual Energi Absorptimetri adalah sebuah cara yang terbaik untuk memeriksa kepadatan pada tulang manusia.[1] Menurut kamus kesehatan Dual Energi Absorptimetri adalah jenis pengujian yang menggunakan sinar-X untuk mengukur kepadatan tulang.[2] Tes ini merupakan metode yang lebih baik, karena menggunakan fasilitas yang lengkap, apabila akan melakukan menggunakan tes ini sebelumnya lakukan tes kepadatan tulang menggunakan teknik apapun sebelumnya.[3] Karena penafsiran pengukuran kepadatan tulang dan penentuan perlu tidaknya pengobatan mungkin jauh lebih penting ketimbang keputusan mengenai metode tes kepadatan tulang yang harus dijalani ini, apabila pasien yang menjalani pengukuran peripheral dan hasil mengenai risiko bahwa pasien terkena osteoporosis meragukan, maka pasien harus melanjutkan dengan pengukuran tulang pinggul dan tulang belakang menggunakan central DXA untuk memastikan diagonosisnya.[3] Tes kepadatan tulang biasanya melaporkan hasil pasien berupa perbandingan dengan rata-rata orang sehat yang berusia dan berjenis kelamin sama dengan pasien (Nilai-Z) serta dengan rata-rata orang muda normal yang sehat (Nilai-T).[3]

Dalam pengukuran massa dan densitas tulang hal perlu dilakukan dalam pemeriksaan tulang ini adalah sebagai berikut:

  1. SPA (Single Phon Absorptiometry).[4]
  2. DPA (dual Photon Absorpatiometry).[4]
  3. Dexa (dual energy X-ray Absorptiometry).[4]
  4. Quantitative CT.[4]

Referensi

  1. "Mitos-mitos Osteoporosis". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-14. Diakses tanggal 16 Juni 2014.
  2. "Dual X-Ray Absorptimetry". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-22. Diakses tanggal 16 Juni 2014.
  3. 1 2 3 Felicia Cosman (2009). Osteoporosis: Panduan Lengkap agar tulang anda tetap sehat Panduan Kesehatan Wanita. B First. hlm. 119. ISBN 9792438386.
  4. 1 2 3 4 Nico A. Lumenta. Manajemen Hidup Sehat. Elex Media Komputindo. hlm. 218. ISBN 9789792099935.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Absorptimetri.
Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan