Sabtu, 17 Oktober 2026
05:49 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Abdul Hamid Jumat

Abdul Hamid Jumat

politikus Singapura

Bagikan:
Ini adalah nama Melayu; nama "Jumat" merupakan patronimik, bukan nama keluarga, dan tokoh ini dipanggil menggunakan nama depannya, "Abdul Hamid".
Abdul Hamid Jumat
عبدالحميد جومت
Abdul_Hamid_bin_Haji_Jumat.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Abdul Hamid, ca 1965
Wakil Ketua Menteri Singapura
Masa jabatan
7 Juni 1956 –3 Juni 1959
Ketua MenteriLim Yew Hock
PendahuluTidak ada, jabatan baru
PenggantiToh Chin Chye
(sebagai Wakil Perdana Menteri)
Menteri Pemerintahan Daerah, Pertanahan, dan Perumahan Rakyat Singapura
Masa jabatan
1956 –3 Juni 1959
Ketua MenteriDavid Saul Marshall
(1955–1956)
Lim Yew Hock
(1956–1959)
PendahuluFrancis Thomas
PenggantiOng Eng Guan
Menteri Komunikasi dan Pekerjaan Umum Singapura
Masa jabatan
6 April 1955 –1956
Ketua MenteriDavid Saul Marshall
PendahuluTidak ada, jabatan baru
PenggantiFrancis Thomas
Informasi pribadi
LahirAbdul Hamid bin Jumat
12 April 1917
Meninggal16 April 1978(1978-04-16) (umur 61)
Johor Bahru, Johor, Malaysia
Partai politikOrganisasi Kebangsaan Melayu Bersatu (Singapura)
AlmamaterInstitusi Raffles
Pekerjaan
  • Diplomat
  • politikus

Abdul Hamid bin Jumat PMN (Jawi: عبدالحميد بن جومت) (12 April 1917 – 16 April 1978) adalah seorang diplomat dan politikus asal Singapura yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Menteri Singapura yang pertama dan terakhir dari 1956 sampai 1959, sebelum akhirnya Singapura lepas dari Malaysia. Selain itu, ia juga pernah menjabat Menteri Pemerintahan Daerah, Pertanahan, dan Perumahan Rakyat sejak 1956 sampai 1959, serta Menteri Komunikasi dan Pekerjaan Umum antara tahun 1955 hingga 1956. Abdul merupakan pendiri dari Organisasi Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO) di Singapura.

Kehidupan pribadi

Abdul Hamid lahir pada 12 April 1916[1] di Singapura.[2] Ayahnya, Tengku Mashoordin Jumat merupakan seorang inspektur polisi dan juru bahasa pengadilan, sedangkan ibunya bernama Aishah Hannan. Ia menempuh pendidikan di Institusi Raffles.[1]

Abdul Hamid dikaruniai tujuh orang anak. Anak bungsunya, Tengku Putra Haron Jumat adalah seorang politikus di negara tetangga, Malaysia dan bergabung dengan Organisasi Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO) mengikuti jejak dirinya.[3]

Kematian

Pada tahun 1973, Abdul Hamid kembali ke Malaysia setelah dirinya mengabdikan sebagian besar hidupnya sebagai duta besar di berbagai negara. Ia wafat lima tahun setelahnya pada 1978.[3]

Penganugerahan

Tanda kehormatan

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Abdul Hamid Jumat.
  1. 1 2 Corfield, Justin (2010). Historical Dictionary of Singapore. Scarecrow Press. hlm. 13–. ISBN 9780810873872.
  2. ↑ Who's who in Malaysia and Guide to Singapore. 1975. hlm. 4–.
  3. 1 2 Zakir Hussain (2 Mei 2013). "A Johor candidate's Singapore story". The Straits Times.
  4. ↑ "Senarai Penuh Penerima Darjah Kebesaran, Bintang dan Pingat Persekutuan Tahun 1958" (PDF) (dalam bahasa Melayu).
Flag of SingapuraBiography icon

Artikel bertopik biografi Singapura ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan