Senin, 26 Oktober 2026
00:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

AKAP9

protein pada manusia yang disandi oleh gen AKAP9 gen.

Bagikan:

A-kinase anchor protein 9 adalah protein pada manusia yang disandi oleh gen AKAP9 gen.[1][2][3] AKAP9 ini juga dikenal sebagai Centrosome- and Golgi-localized protein kinase N-associated protein (CG-NAP) atau AKAP350 atau AKAP450 [4]

Fungsi

A-kinase anchor proteins (AKAPs) adalah kelompok protein yang secara struktur beragam yang memiliki fungsi umum berikatan dengan subunit pengatur protein kinase A (PKA) dan membatasi holoenzyme dalam hal lokalisasi di dalam sel. Gen ini menyandi anggota keluarga AKAP. Alternatif penyambungan gen ini mengakibatkan banyak isoform yang melokalisasi ke sentrosom dan aparat Golgi, dan berinteraksi dengan banyak protein pensinyalan dari beberapa jalur transduksi sinyal. Protein termasuk tipe II protein kinase A, serin/treonin kinase protein kinase N, protein fosfatase 1, protein fosfatase 2a, protein kinase C-epsilon dan fosfodiesterase 4D3.[3]

Organisme model

Fenotipe tikus Akap9 ko
Karakteristik Fenotipe
Kelangsungan hidup homozigot Abnormal
Studi kematian resesif Normal
Kesuburan Normal
Berat badan Abnormal[5]
Kecemasan Normal
Penilaian neurologis Normal
Kekuatan pegangan Normal
Hot plate Normal
Dismorfologi Normal
Kalorimetri tidak langsung Abnormal[6]
Tes toleransi glukosa Abnormal[7]
Respon batang otak pendengaran Normal
DEXA Abnormal[8]
Radiografi Abnormal[9]
Suhu tubuh Normal
Morfologi mata Normal
Kimia klinis Abnormal[10]
Hematologi Normal
Limfosit darah perifer Abnormal
Uji mikronukleus Normal
Berat jantung Normal
Histopatologi kulit Normal
Histopatologi otak Normal
Histopatologi mata Normal
Infeksi Salmonella Normal[11]
Infeksi Citrobacter Normal[12][13]
Semua pengujian dan analisis dari[14]

Model organisme telah digunakan dalam penelitian fungsi AKAP9. Sel tikus kondisional disebut Akap9tm1a(KOMP)Wtsi[15][16] dihasilkan sebagai bagian dari program Konsorsium Internasional Ko Mouse — yaitu protek mutagenesis skala luas untuk menghasilkan dan mendistribusikan hewan model dari penyakit.[17][18][19]

Hewan jantan dan betina menjalani standar skrining fenotipikuntuk menentukan efek dari penghapusan gen.[14][20] Dua puluh enam tes yang dilakukan pada mutan tikus terdapat delapan kelainan signifikan yang diamati.[14] Hanya sedikit tikus homozigot mutan yang bertahan sampai penyapihan. Tes lainnya dilakukan pada mutan homozigot dan heterozigot tikus dewasa. Hewan dari kedua jenis kelamin menunjukkan penurunan lemak tubuh dan berat badan, kelainan hematopoietik dan panel kimia plasma darah yang tidak biasa. Homozigot betina juga menunjukkan morfologi gigi yang abnormal, sementara laki-laki heterozigot hewan menampilkan morfologi panggul korset tulang yang abnormal.[14]

Interaksi

AKAP9 telah ditunjukkan untuk berinteraksi dengan:

Referensi

  1. ↑ "Yotiao, a novel protein of neuromuscular junction and brain that interacts with specific splice variants of NMDA receptor subunit NR1". J Neurosci. 18 (6): 2017–27. Apr 1998. PMID 9482789.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Regulation of NMDA receptors by an associated phosphatase-kinase signaling complex". Science. 285 (5424): 93–6. Jul 1999. doi:10.1126/science.285.5424.93. PMID 10390370.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 "Entrez Gene: AKAP9 A kinase (PRKA) anchor protein (yotiao) 9".
  4. ↑ "Centrosome- and Golgi-Localized Protein Kinase N-Associated Protein Serves As a Docking Platform for Protein Kinase A Signaling and Microtubule Nucleation in Migrating T-Cells". Front. Immunol. 9 (397): 397. Mar 2018. doi:10.3389/fimmu.2018.00397. PMC 5837996. PMID 29545805.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Body weight data for Akap9". Wellcome Trust Sanger Institute.
  6. ↑ "Indirect calorimetry data for Akap9". Wellcome Trust Sanger Institute.
  7. ↑ "Glucose tolerance test data for Akap9". Wellcome Trust Sanger Institute.
  8. ↑ "DEXA data for Akap9". Wellcome Trust Sanger Institute.
  9. ↑ "Radiography data for Akap9". Wellcome Trust Sanger Institute.
  10. ↑ "Clinical chemistry data for Akap9". Wellcome Trust Sanger Institute.
  11. ↑ "Salmonella infection data for Akap9". Wellcome Trust Sanger Institute.
  12. ↑ "Citrobacter infection data for Akap9". Wellcome Trust Sanger Institute.
  13. ↑
    Mouse Portal Sumber Daya, Wellcome Trust Sanger Institute.
  14. 1 2 3 4 Gerdin AK (2010). "The Sanger Mouse Genetics Programme: High throughput characterisation of knockout mice". Acta Ophthalmologica. 88: 925–7. doi:10.1111/j.1755-3768.2010.4142.x.
  15. ↑ "International Knockout Mouse Consortium".
  16. ↑ "Mouse Genome Informatics".
  17. ↑ "A conditional knockout resource for the genome-wide study of mouse gene function". Nature. 474 (7351): 337–342. 2011. doi:10.1038/nature10163. PMC 3572410. PMID 21677750.
  18. ↑ Dolgin E (2011). "Mouse library set to be knockout". Nature. 474 (7351): 262–3. doi:10.1038/474262a. PMID 21677718.
  19. ↑ "A Mouse for All Reasons". Cell. 128 (1): 9–13. 2007. doi:10.1016/j.cell.2006.12.018. PMID 17218247.
  20. ↑ "The mouse genetics toolkit: revealing function and mechanism". Genome Biol. 12 (6): 224. 2011. doi:10.1186/gb-2011-12-6-224. PMC 3218837. PMID 21722353.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  21. 1 2 Takahashi M, Yamagiwa A, Nishimura T, Mukai H, Ono Y (Sep 2002). "Centrosomal proteins CG-NAP and kendrin provide microtubule nucleation sites by anchoring gamma-tubulin ring complex". Mol. Biol. Cell. 13 (9): 3235–45. doi:10.1091/mbc.E02-02-0112. PMC 124155. PMID 12221128.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. 1 2 Larocca MC, Shanks RA, Tian L, Nelson DL, Stewart DM, Goldenring JR (Jun 2004). "AKAP350 interaction with cdc42 interacting protein 4 at the Golgi apparatus". Mol. Biol. Cell. 15 (6): 2771–81. doi:10.1091/mbc.E03-10-0757. PMC 420101. PMID 15047863.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. ↑ Marx SO, Kurokawa J, Reiken S, Motoike H, D'Armiento J, Marks AR, Kass RS (Jan 2002). "Requirement of a macromolecular signaling complex for beta adrenergic receptor modulation of the KCNQ1-KCNE1 potassium channel". Science. 295 (5554): 496–9. doi:10.1126/science.1066843. PMID 11799244.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. 1 2 Takahashi M, Shibata H, Shimakawa M, Miyamoto M, Mukai H, Ono Y (Jun 1999). "Characterization of a novel giant scaffolding protein, CG-NAP, that anchors multiple signaling enzymes to centrosome and the golgi apparatus". J. Biol. Chem. 274 (24): 17267–74. doi:10.1074/jbc.274.24.17267. PMID 10358086.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. ↑ Alto NM, Soderling SH, Hoshi N, Langeberg LK, Fayos R, Jennings PA, Scott JD (Apr 2003). "Bioinformatic design of A-kinase anchoring protein-in silico: a potent and selective peptide antagonist of type II protein kinase A anchoring". Proc. Natl. Acad. Sci. U.S.A. 100 (8): 4445–50. doi:10.1073/pnas.0330734100. PMC 153575. PMID 12672969.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan