Rabu, 30 September 2026
02:14 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Gen dominan dan gen resesif

Gen dominan dan gen resesif

Bagikan:
500px-Mendelian_inheritance_for_Red_and_Black_Bee_Shrimp.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pada organisme itu warna hitam dominan sedangkan warna merah resesif.

Gen dominan dan gen resesif adalah sifat gen yang mengendalikan ekspresi pada organisme keturunan. Gen dominan menutupi ekspresi gen lainnya sehingga sifat yang dibawanya terekspresikan pada keturunannya.[1] Gen dominan biasanya dilambangkan menggunakan huruf besar.[1] Contohnya dalam persilangan dua organisme dengan satu sifat, beda antara tanaman yang berbunga merah, dan tanaman berbunga putih maka turunan atau filialnya adalah adalah tanaman berbunga merah dengan lambang gen Mm.[2] Huruf M adalah lambang untuk gen pembawa warna merah yang dominan terhadap warna putih.[2] Contoh lain dari peran gen dominan adalah gen yang mengatur warna kulit sehingga kulit memiliki warna adalah gen A, sedangkan gen a adalah gen yang tidak mampu memunculkan pigmen sehingga menimbulkan kulit albino.[3] Ketika seseorang memiliki pasangan gen AA maka akan tetap memiliki kulit normal.[3] Saat memiliki gen Aa akan tetap memiliki kulit berwarna karena gen A dominan terhadap a tetapi saat memiliki gen aa maka kulitnya akan albino.[3] Gen dominan dapat pula diartikan sebagai gen yang tetap menunjukkan sifat atau ekspresinya meskipun berpasangan dengan gen yang resesif.[3] Gen dominan tidak selamanya selalu bersifat baik, karena pada kenyataannya ada gen dominan yang membawa sifat buruk.[3] Contoh gen dominan yang membawa sifat buruk adalah gen dominan langka yang menyebabkan penyakit tumor pada mata anak.[3]

Beberapa contoh kelainan yang diwariskan secara dominan adalah:

  1. Penyakit anonikia yaitu suatu kelainan di mana beberapa atau semua kuku jari dan kaki tidak terbentuk atau rudimeter. Penyebab keanekaragaman anonikia karena adanya satu gen abnormal yang terletak pada salah satu dari pasangan kromosom tertentu dari 23 pasang kromosom pada manusia.
  2. Gigi kekurangan email, yaitu suatu penyakit email pada gigi sehingga gigi kelihatan coklat.
  3. Thallasemia, yaitu suatu penyakit darah bawaan yang menyebabkan sel darah merah pecah (hemo-lisis), sel darah merah penderita mengandung sedikit hemoglobin dan sel darah putihnya meningkat jumlahnya.[4]

Rujukan

  1. 1 2 "Genetika dan Hukum Mendel". Academia. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-04-19. Diakses tanggal 25 Juni 2014.
  2. 1 2 Van Hoeve. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7. Jakarta: Ichtiar Baru. hlm. 1105-1106.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthor= diabaikan (|author= disarankan)
  3. 1 2 3 4 5 6 Karmana, Oman. Biologi. Jakarta: Grafindo Media Pratama. hlm. 68. ISBN 978-979-758-586-0. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-30. Diakses tanggal 2014-06-26.
  4. ↑ Ambarwati. "13Genetika dalam Sudut Pandang Islam (Ambarwati dan Umi Budi R.)GENETIKA DALAMSUDUT PANDANG ISLAM" (PDF). Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-06-30. Diakses tanggal 2021-06-09.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan