Kamis, 15 Oktober 2026
20:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
AGM-65 Maverick

AGM-65 Maverick

peluru kendali udara ke darat Amerika Serikat

Bagikan:
AGM-65 Maverick
330px-AGM-65_Maverick_MG_1382.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenis Peluru kendali udara ke darat
Negara asal Amerika Serikat
Sejarah pemakaian
Masa penggunaan 30 August 1972 – present[1]
Digunakan oleh 30+ countries
Pada perang Perang Vietnam
Perang Yom Kippur
Perang Iran-Irak
Perang Teluk
Perang Irak
Perang Saudara Libya Pertama
Perang Kosovo
Sejarah produksi
Produsen Raytheon Missile Systems
Raytheon
Biaya produksi US$ 17,000 to $110,000, depending on variant[1]
Jumlah produksi 70,000+
Spesifikasi
Berat 210–304 kg (462–670 pon)[2]
Panjang 249 cm (8 ft 2 in)[2]
Diameter 30 cm (12 in)[2]
Hulu ledak
  • 57 kg (126 pon) WDU-20/B shaped-charge (A/B/C/D/H models)
  • 136 kg (300 pon) WDU-24/B penetrating blast-fragmentation (E/F/G/J/K models)
  • E models utilize FMU-135/B delayed impact fuze[2]
Jenis Mesin

Rentang sayap 710 mm (2 ft 4 in)[1]
Bahan bakar Bahan bakar solid[1]
Daya jelajah Greater than 22 km (12 nmi)[3]
Kecepatan 1.150 km/h (620 kn)[3]
Sistem
pemandu
330px-AGM65B_Optik.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-F-20_Tigershark_launching_AGM-65_Maverick.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

AGM-65 Maverick adalah sebuah peluru kendali udara ke darat yang dirancang untuk keperluan dukungan udara. Rudal ini efektif dipakai untuk banyak target seperti kendaraan lapis baja, pertahanan udara, kapal dan fasilitas darat lain. Maverick memiliki bentuk silindris dan memiliki ujung yang terbuat dari gelas untuk pemandu elektro-optik atau seng sulfida untuk pemandu inframerah, sayap berbentuk delta serta hulu ledak yang terletak di bagian tengah. Pada A-10 Thunderbolt, F-15E dan F-16, sejumlah 6 Maverick dapat dibawa yang diletakkan di bawah sayap. Maverick bersifat tembak-dan-lupakan, sehingga pilot dapat segera melakukan gerakan manuver atau menyerang target lain karena rudal akan mencari targetnya sendiri secara otomatis.

Model AGM-65F yang digunakan oleh AL-AS memiliki pemandu inframerah. (136 kg). AGM-65 memiliki dua macam hulu ledak yaitu yang memiliki pemicu kontak di ujung dan yang memiliki pemicu dengan interval yang menembus target dengan energi kinetik sebelum meledak. Model terakhir lebih efektif untuk target yang keras dan besar. Sistem mesin untuk kedua model memakai motor roket berbahan bakar padat.

Varian

Perbedaan di antara variant-variant rudal Maverick[1][2][3][4]
AGM-65A/BAGM-65DAGM-65EAGM-65F/GAGM-65HAGM-65JAGM-65K
Panjang2,49 m (8 ft 2 in)
Lebar sayap720 cm (283 in)
Diameter30 cm (12 in)
Berat210 kg (462 pon)220 kg (485 pon)293 kg (645 pon)306 kg (675 pon)210 atau 211 kg (462 atau 465 pon)297 kg (654 pon)306 kg (675 pon)
Kecepatan1.150 km/h (620 kn)
Jarak-tempuhLebih dari 22 km (12 nmi)
Sistem pemanduElectro-opticalImaging infraredLaserImaging infraredCharge-coupled device
MesinThiokol SR109-TC-1 solid-fuel rocketThiokol SR114-TC-1 (atau Aerojet SR115-AJ-1) solid-fuel rocket
Hululedak57 kg (126 pon) WDU-20/B shaped-charge136 kg (300 pon) WDU-24/B penetrating blast-fragmentation57 kg (126 pon) WDU-20/B shaped-charge136 kg (300 pon) WDU-24/B penetrating blast-fragmentation
250px-US_Navy_041128-N-5345W-016_Aviation_Ordnanceman_3rd_Class_William_Miller_arms_an_AGM-65_Maverick_laser-guided_missile.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rudal AGM-65 Maverick pada sebuah F/A-18C US Navy, 2004
  • AGM-65A (Maverick A) Memiliki pemandu elektro-optik, setelah kubah pelindung dicabut dan sirkuit videonya diaktifkan, tampilan yang dilihat oleh sistem pemandu akan muncul di layar kokpit. Pilot kemudian memilih target, mengunci target kemudian rudal ditembakkan.
  • AGM-65B (Maverick B) Mirip dengan model A dengan pengembangan pada sistem televisinya yang memungkinkan pilot untuk memperbesar layar (zoom) untuk mengidentifikasi target yang kecil.
  • AGM-65C (Maverick C) Direncanakan sebagai variant dengan sistem pemandu jenis laser untuk Korps marinir US, namun dibatalkan sebelum di produksi dan di lanjutkan oleh versi E.
  • AGM-65D (Maverick D) Variant yang mengganti sistem penuntun jenis electro-optical dengan sistem penuntun jenis kamera termografis/inframerah yang secara praktikal dapat meningkatkan jarak tempuh rudal menjadi dua kali lipat, dan dapat di gunakan pada siang hari ataupun malam hari.Mesin baru yang dapat mengurangi asap rocket juga diperkenalkan pada model ini.
  • AGM-65E (Maverick E) Memiliki pemandu laser yang di optimalkan untuk instalasi dan bangunan yang terlindungi, juga memiliki hulu ledak fragmentasi yang lebih berat besar seberat 140 kg. Digunakan oleh korps marinir US.
  • AGM-65F (Maverick F) Design yang di khususkan untuk angkatan laut Amerika, pada dasar nya model ini adalah AGM-65E namun menggunakan sistem penuntun infrared pada Maverick D yang di modifikasi sedemikian rupa untuk dapat melacak kapal laut.
  • AGM-65G (Maverick G) Mirip dengan model D, yang di modifikasi pada bagian software agar dapat melacak target yang lebih besar dan juga memiliki hulu ledak lebih berat yang diambil dari seri Maverick E dibandingkan dengan model shaped-charge pada seri Maverick A, B dan D,
  • AGM-65H (Maverick H) Model yang sama dengan rudal seri B/D, dan di upgrade dengan sistem penjejak jenis Charged couple devices (CCD) yang lebih optimal untuk di gunakan di lingkungan gurun.
  • AGM-65J (Maverick J) Model yang sama dengan jenis AGM-65F milik US Navy, yang di upgrade dengan penjejak CCD. Perubahan pada sistem ini belum dikonfirmasi.
  • AGM-65K (Maverick K) Model yang sama dengan seri G yang di upgrade dengan sistem penuntun jenis CCD.

Spesifikasi

Spesifikasi teknis Rudal AGM 65 Maverick

  • Mesin: Thiokol TX-481 dengan motor roket berbahan bakar padat berpendorong ganda
  • Berat:
    • 207,9 kg (AGM 65A/B)
    • 218,25 kg (AGM 65D)
    • 301,5 kg (AGM 65G)
    • 286 kg (AGM 65E)
    • 301,5 kg (AGM 65F)
  • Panjang: 2,55 meter
  • Diameter: 30,48 cm
  • Bentang sayap: 71,12 cm
  • Kecepatan: 1.150 km/jam
  • Jangkauan:
    • 27 km ( ketinggian tinggi )
    • 13 km ( ketinggian rendah )
  • Hulu ledak:
    • 56,25 kg (AGM 65A/B)
    • 135 kg (AGM 65G)
    • 56,25 kg (AGM 65E)
    • 135 kg (AGM 65F)
  • Sistem pemandu:elektro-optik, inframerah dan laser
  • Platform: Pesawat

Pengguna

Angkatan udara AS pertama kali menerima Maverick pada Agustus 1972. Rudal AGM-65 dipakai oleh F-16 Fighting Falcon dan A-10 Thunderbolt II selama Perang Teluk tahun 1991. Maverick berperan besar dalam penghancuran kekuatan militer Irak dalam Perang Teluk. Peluncur Maverick LAU-117 digunakan oleh angkatan laut dan angkatan udara AS berikut:

Beberapa negara lain yang menggunakannya antara lain:

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 "AGM-65 Maverick". United States Air Force. 16 November 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 1 Agustus 2013. Diakses tanggal 19 Desember 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 7 "Raytheon (Hughes) AGM-65 Maverick". DesignationSystems.net. 7 April 2005. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Oktober 2013. Diakses tanggal 19 Desember 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 Bonds & Miller 2002, hlm. 230 harvnb error: tanpa target: CITEREFBondsMiller2002 (bantuan)
  4. ↑ "AGM-65 Maverick" (PDF). Raytheon. 2007. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 28 Juli 2012. Diakses tanggal 22 Desember 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai AGM-65 Maverick.
1–50
51–100
101–150
151–200
201–
Tidak digolongkan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan