Senin, 21 September 2026
23:12 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

RIM-101

Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Juli 2024) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

RIM-101 adalah sebuah proyek singkat oleh Angkatan Laut Amerika Serikat untuk mengembangkan peluru kendali/rudal permukaan-ke-udara (SAM) untuk pertahanan kapal angkatan laut. Dikembangkan selama awal 1970-an, proyek mungkin berasal dari RIM-7 Sea Sparrow, dan proyek ini dibatalkan sebelum dimulainya pekerjaan desain rinci.

Referensi

  • Andrade, John (1979). U.S. Military Aircraft Designations and Serials since 1909. Leicester, UK: Midland Counties Publications. ISBN 0-904597-22-9. Diakses tanggal 2011-01-26.
  • Morison, Samuel L. (1975). The Ships & Aircraft of the U.S. Fleet (Edisi 10th). Annapolis, MD: United States Naval Institute. ISBN 0-87021-639-2. {{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  • Parsch, Andreas (2002). "RIM-101". Directory of U.S. Military Rockets and Missiles. designation-systems.net. Diakses tanggal 2011-01-26.
  • Parsch, Andreas (2007). "Raytheon AIM/RIM-7 Sparrow". Directory of U.S. Military Rockets and Missiles. designation-systems.net. Diakses tanggal 2011-01-26.

Pranala luar

1–50
51–100
101–150
151–200
201–
Tidak digolongkan


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan