Sabtu, 07 November 2026
04:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Zither

Zither

Bagikan:
250px-Zither.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah zither yang berasal dari Eropa. Zither tersebut terdiri dari 32 senar, 5 di antaranya adalah senar melodi dan 27 sisanya merupakan senar pengiring. Zither tersebut termasuk ke dalam jenis Salzburg Zither.

Zither (KBBI: ziter)[1] adalah nama alat musik petik yang terdiri dari banyak senar, serta menghasilkan bunyi yang berbeda-beda.[2][3] Zither yang berasal dari Eropa umumnya memiliki sekitar 30 sampai dengan 40 senar.[3] Zither umumnya dimainkan di atas meja atau diletakkan pada lutut seseorang.[3]

Pada abad ke 18, ada 2 jenis zither yang berkembang yaitu Salzburg Zither dan Mittenwald Zither.[3] Keduanya mempunyai ciri khas masing-masing.[3] Salzburg Zither memiliki bentuk bulat pada salah satu sisinya, sedangkan Mittenwald Zither memiliki bentuk bulat pada kedua sisi.[3] Zither juga dikenal sebagai istilah umum untuk alat musik yang menggunakan senar yang tidak bisa dikenakan pada leher maupun pada lengan seperti gitar atau biola.[3] Bentuk-bentuk zither juga bergantung pada tempat zither tersebut.[3]

Di beberapa daerah di Afrika dan Asia Timur, zither memiliki bentuk melengkung seperti panah.[3] Zither juga dikenal dengan berbagai nama yang umumnya menggunakan bahasa lokal, contohnya zither yang berada di daerah Korea dikenal dengan nama ajaeng.[3]

Referensi

  1. ↑ "Arti kata ziter". Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud. KBBI Daring. Diakses tanggal 22 Juli 2026.
  2. ↑ Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "Zither". Diakses tanggal 29 Mei 2014.


Ikon rintisan

Artikel bertopik lagu, musik, atau alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan