Rabu, 07 Oktober 2026
04:35 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Cimbalom

Bagikan:

Cimbalom (juga disebut cimbal atau concert cimbalom ) adalah instrumen musik petik dan pukul golongan kordofon yang berbentuk kotak trapesium besar di atas kaki penopang, dilengkapi senar logam pada bagian atas serta pedal peredam di bawahnya. Instrumen ini dikembangkan pertama kali oleh V. Josef Schunda di Budapest pada tahun 1874 melalui modifikasi terhadap hammered dulcimer tradisional yang telah berkembang di wilayah Eropa Tengah dan Timur.[1] Pada era sekarang, instrumen ini dimainkan di banyak negara seperti Hongaria, Slovakia, Moravia, Belarus, Rumania, Moldova, dan Ukraina.[1]

Cimbalom dimainkan dengan cara memukul senar di bagian atas instrumen menggunakan dua stik khusus yang ujungnya umumnya dililitkan kapas. Senar instrumen ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu senar treble berbahan baja yang disusun berkelompok empat dengan penyetelan serempak, serta senar bas berlilitan tembaga yang disusun berkelompok tiga dan juga disetel serempak. Berdasarkan sistem klasifikasi Hornbostel-Sachs, cimbalom dikategorikan dengan nomor 314.122-4,5.[2]

Sejarah

Taraf de Akácfa menampilkan "Geamparale de la Clejani" dengan biola, akordeon, double bass, dan cimbalom.

Cimbalom konser Hungaria modern dikembangkan oleh V. Josef Schunda di Budapest pada tahun 1874 sebagai bentuk penyempurnaan dari instrumen dulcimer tradisional. Prototipe awalnya pertama kali diperkenalkan pada Pameran Dunia Wina tahun 1873, yang sukses menarik perhatian publik serta tokoh penting seperti Raja Franz Joseph dan para politisi Hungaria. Guna meningkatkan kualitas nada dan jangkauan musikalnya, Schunda melakukan berbagai modifikasi desain, termasuk memperpanjang rentang senar, mengatur ulang posisi jembatan, menambahkan peredam berat untuk mengontrol getaran, serta menyematkan penopang logam internal demi stabilitas struktur. Selain itu, instrumen yang jauh lebih besar ini dilengkapi dengan empat kaki penyangga yang dapat dilepas, menggantikan metode tradisional sebelumnya yang dimainkan di atas meja atau tong.[1]

Produksi massal cimbalom konser resmi dimulai oleh Schunda pada tahun 1874 di bengkel pianonya yang berlokasi di Hajós utca, Budapest. Guna memperluas popularitas instrumen tersebut, ia menggandeng musisi sekaligus pendidik terkemuka, Géza Allaga, untuk menyusun metode pembelajaran resmi. Upaya ini berhasil menarik minat tokoh-tokoh besar seperti komponis Franz Liszt, serta mendongkrak popularitas cimbalom di kalangan kaum borjuis dan musisi Roma. Hingga tahun 1906, tercatat lebih dari sepuluh ribu unit cimbalom telah berhasil diproduksi oleh Schunda.[1][3] Walter Zev Feldman mulai memperkenalkan kembali instrumen ini untuk musik rakyat Yahudi dan turunannya pada tahun 1970-an.[4]

Karakteristik

Perajin cimbalom kontemporer turut memproduksi berbagai varian instrumen berukuran lebih ringan dan kompak, mulai dari versi modifikasi dari tata letak konser orisinal Schunda hingga cimbalom kromatik penuh yang bersifat portabel. Varian portabel ini mempertahankan pola penyetelan serta tata letak nada khas Schunda, namun dengan jangkauan nada bas yang lebih terbatas. Di samping model modern tersebut, para perajin masa kini juga secara konsisten terus memproduksi instrumen bergaya rakyat, baik dalam bentuk rancangan baru maupun replika tradisional.[2] Produksi versi cimbalom konser yang lebih kecil dan portabel sempat berkembang di Ukraina antara dekade 1950-an hingga 1980-an. Instrumen tersebut dirancang agar lebih mudah dibawa dibandingkan model konser standar, namun tetap dilengkapi dengan fitur pendukung seperti kaki penyangga dan peredam yang dapat dilepas. Pembuatan instrumen portabel ini diampu oleh pabrik Chernihiv serta bengkel instrumen rakyat Melnytso-Podilsk, yang juga aktif memproduksi berbagai ragam instrumen musik tradisional lainnya.[5]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Gifford, Paul M. (2001). The hammered dulcimer: a history. Scarecrow Press. hlm. 115–6. ISBN 978-1-4616-7290-6.
  2. 1 2 Baran, Taras (1999). The Cimbalom World. Lviv: Svit. hlm. 15. ISBN 5-7773-0425-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  3. ↑ József, Schunda V. (MEK-be való felvétel időpontja). "A czimbalom története". mek.oszk.hu. Diakses tanggal 2026-09-28.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  4. ↑ Feldman, Walter (2016). Klezmer: music, history and memory. New York, NY: Oxford University Press. hlm. 101. ISBN 978-0-19-024451-4. The reintroduction of the cimbalom into klezmer music was the work of the present writer in the 1970s.
  5. ↑ Leach, John (1972). "The Cimbalom". Music & Letters. 53 (2): 134–142. doi:10.1093/ml/LIII.2.134. ISSN 0027-4224. JSTOR 733612.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan