Senin, 21 September 2026
22:13 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Zamindar

Zamindar

250px-Kalighat_Patachitra_of_Maharaja_Virendra_Mohan_Dar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Virendra Mohan Dar (ca1758–ca1821) adalah pendiri Dar Raj; masa pemerintahannya berada di bawah Kekaisaran Durrani.

Zamindar atau zemindar (bahasa Hindi:ज़मींदार zamīndār, bahasa Urdu:زمیندار zamīndār, Nagari Timur: জমিদার jomidar), adalah pegawai yang dipekerjakan oleh Kekaisaran Mughal untuk mengumpulkan pajak dari Ryot (petani).[1] Sistem Zamindar mempergunakan struktur bhuiyan dari masa sebelum Mughal. Praktik ini diteruskan pada masa pemerintahan Britania. Setelah merdeka, sistem ini dihilangkan di India dan Pakistan Timur (Bangladesh modern), sedangkan di Pakistan modern, sistem ini masih diterapkan.

Di berbagai provinsi, istilahnya berbeda. Zamindar dikenal sebagai wadera di Sindh. Sementara di Rajasthan, Uttar Pradesh, Madhya pradesh, Himachal pradesh, Haryana, Uttrakhand, Chhatisgarh, Bihar, zamindar disebut Thakur. Di Punjabi dan Haryana, banyak bermunculan sebutan lainnya, misalnya chaudhary (yang sering kali menjadi lambardar atau zaildaar di India Utara oleh Kemaharajaan Britania), dan sardar. Malik adalah istilah Arab yang digunakan di Punjabi yang secara harfiah bermakna "raja". Kata zamindar sendiri berasal dari bahasa Persia zamīn, "bumi", dan akhiran -dār, "-pemegang".[2]

Referensi

  1. Irfan Habib, 1963. The Agrarian System of Mughal India, 1526-1707, Oxford University Press, (edisi revisi kedua 2000) ISBN 0-19-562329-0.
  2. ""zamindar" di American Heritage Dictionary". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-06-06. Diakses tanggal 2010-10-04.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan