Kamis, 05 November 2026
17:51 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Pakistan Timur

Pakistan Timur

bekas provinsi di Pakistan yang tidak terhubung

Bagikan:
Pakistan Timur
مشرقی پاکستان
পূর্ব পাকিস্তান
1955–1971
Bendera East Pakistan
Bendera
Lambang East Pakistan
Lambang
Semboyan: "Unity, Faith, Discipline"
Lagu kebangsaan: Qaumī Tarāna
Pakistan Zindabad
Lokasi East Pakistan
StatusWilayah Pakistan
Ibu kotaDhaka
Bahasa umumBengali (resmi)
Bihari
Urdu
Inggris
PemerintahanNegara sosialis (1954–58)
Republik presidensial (1960–69)
Pemerintahan militer (1969–71)
Administrator 
• 1960–1962
Azam Khan
• 1962–1969
Abdul Monem Khan
• 1969–1971
Syed Mohammad Ahsan
• 1971
Amir Abdullah Khan Niazi
Ketua Menteri 
• 1955–1956, 1958
Abu Hussain Sarkar
• 1956–1958
Ata-ur-Rahman Khan
Gubernur 
• 1955–1956
Amiruddin Ahmad
• 1956–1958
A. K. Fazlul Huq
• 1958–1960
Zakir Husain
LegislatifMajelis Legislatif
Era SejarahPerang Dingin
• Pendirian
1955
22 November 1954
26 Maret 1971
3 Desember 1971
16 Desember 1971
Luas
147.570 km2 (56.980 sq mi)
Mata uangRupee Pakistan
Didahului olehDigantikan oleh
Bengal Timur
Bangladesh
Sekarang bagian dari Bangladesh

Pakistan Timur adalah bekas provinsi Pakistan dari 1955 sampai 1971. Sebelum itu bernama Benggala Timur dan sekarang negara Bangladesh.

Setelah kemerdekaan dari Britania Raya, Benggala Timur didominasi dan diabaikan oleh pemerintah Pakistan, yang didominasi oleh militer Pakistan, yang sebagian besar berasal dari Pakistan Barat. Hal ini menimbulkan kecemburuan di antara suku Bengali, selain eksploitasi ekonomi.

Ketegangan memuncak pada 1971, setelah Presiden Pakistan Yahya Khan membatalkan hasil pemilu yang memberi Liga Awami mayoritas kursi di parlemen. Mereka memenangkan hampir semua kursi di Pakistan Timur, tetapi nol di Pakistan Barat. Pakistan Timur memiliki lebih banyak kursi parlemen karena mereka memiliki lebih dari setengah penduduk Pakistan. Di bawah kepemimpinan Sheikh Mujibur Rahman, Bangladesh memulai perjuangan kemerdekaannya.

Masa jabatanGubernur Pakistan Timur
14 Oktober 1955 - Maret 1956Amiruddin Ahmad
Maret 1956 - 13 April 1958A. K. Fazlul Huq
13 April 1958 - 3 Mei 1958Hamid Ali (penjabat)
3 Mei 1958 - 10 Oktober 1958Sultanuddin Ahmad
10 Oktober 1958 - 11 April 1960Zakir Hussain
11 April 1960 - 11 Mei 1962Letjen. Mohammad Azam Khan
11 Mei 1962 - 25 Oktober 1962Ghulam Faruque
25 Oktober 1962 - 23 Maret 1969Abdul Munim Khan
23 Maret 1969 - 25 Maret 1969Mirza Nurul Huda
25 Maret 1969 - 23 Agustus 1969Muzaffaruddin (penguasa keadaan darurat)
23 Agustus 1969 - 1 September 1969Sahabzada Yaqub Khan (penguasa keadaan darurat)
1 September 1969 - 7 Maret 1971Syed Mohammad Ahsan
7 Maret 1971 - 31 Agustus 1971Tikka Khan (penguasa keadaan darurat)
31 Agustus 1971 - 14 Desember 1971Abdul Motaleb Malik
14 Desember 1971 - 16 Desember 1971A.A.K. Niazi (penguasa keadaan darurat)
16 Desember 1971Provinsi Pakistan Timur dihapus
Masa jabatanMenteri Kepala Pakistan TimurPartai Politik
Agustus 1955 - September 1956Abu Hussain SarkarKrishan Sramik Party
September 1956 - Maret 1958Ata-ur-Rahman KhanLiga Awami
Maret 1958Abu Hussain SarkarPartai Krishan Sramik
Maret 1958 - 18 Juni 1958Ata-ur-Rahman KhanLiga Awami
18 Juni 1958 - 22 Juni 1958Abu Hussain SarkarPartai Krishan Sramik
22 Juni 1958 - 25 Agustus 1958Pemerintahan gubernur
25 Agustus 1958 - 7 Oktober 1958Ata-ur-Rahman KhanLiga Awami
7 Oktober 1958Jabatan dihapuskan
16 Desember 1971Provinsi Pakistan Timur dihapus

Pranala luar

Pakistan

Artikel bertopik Pakistan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan