Senin, 12 Oktober 2026
22:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Zaman Impian

Bagikan:

Di dalam kerangka berpikir animisme mitologi Aborigin Australia, Zaman Impian adalah zaman kudus di mana Roh-Roh Totem leluhur membentuk Penciptaan. Oleh Aranda zaman ini disebut "Alchera".

Orang Aborigin percaya bahwa setiap orang pada intinya ujud secara abadi di alam Impian. Bagian abadi ini ujud sebelum kehidupan perseorangan dimulai, dan terus berlanjut keujudannya ketika kehidupan perseorangan itu usai. Sebelum maupun sesudah kehidupan, diyakini bahwa anak-arwah ini ujud dalam Impian dan hanya dimulakan ke dalam kehidupan melalui kelahiran jabang bayi melalui ibunya. Roh sang anak secara budaya dipahami memasuki janin yang berkembang pada usia kehamilan lima bulan.[1] Ketika sang ibu merasa bahwa anaknya bergerak di dalam rahim untuk kali pertama, dianggap bahwa inilah karya roh bumi di mana sang ibu berdiri. Pada kelahirannya, sang anak dianggap sebagai wali istimewa bagian negaranya dan dianggap sebagai kisah dan alur lagu tempat itu. Seperti yang ditulis Wolf (1994: hal. 14): "'Fella' (kawan) kulit hitam memandang totem atau tempat sumber rohnya berasal sebagai Impiannya. Dia juga memandang hukum kesukuan sebagai Impiannya."[2]

Referensi

  1. ↑ Bates, Daisy (1996), Legenda dan Biografi Bibbulmun dan Aborigin Perth, Hesperion Press
  2. ↑ 'Fella' adalah pengerutan percakapan dari 'fellow', meskipun serupa dengan penggunaan 'guys' pada ragam percakapan Australia, sebenarnya lebih merujuk pada laki-laki dewasa atau perempuan dewasa.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan