Minggu, 01 November 2026
03:51 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Zaid bin Ali

Zaid bin Ali

Bagikan:

Zaid bin Ali (w. 740) (Bahasa Arab: زيد بن علي بن الحسين) adalah putra dari Imam Syi'ah ke-4, Ali Zainal Abidin, dan cucu dari Husain bin Ali.

al-Imam as-Sayyid Abul Husain
Zaid bin Ali
al-Syahid
زيد
250px-thumbnail.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
Zaid

75 H/694 M atau 78 H/697 M[1] atau 80 H/699 H[2]
MeninggalAntara tahun 120 H/738 atau 121 H/739 atau 122 H/740
Al Karak, Balad asy-Syam
Penyebab kematian
Terbunuh
KewarganegaraanUmayyah
PendidikanAban bin Utsman (W.105 H/723)
Abdullah bin Abi Rafi'
'Urwah bin Zubair
Wasil bin Atha'
Dikenal karenaUlama
Imam
Ahlul Bait
Saudara Muhammad bin Ali
Pasangan menikahUmmul Husain
AnakMuhammad
Isa
Husain
Yahya[3]
Orang tuaAli bin Husain as-Sajad (ayah)
KerabatSaudara dari:
  1. Muhammad al-Baqir,
  2. Abdullah al-Bahir[4]
  3. al-Hasan
  4. al-Husain al-Akbar[4]
  5. Al-Husain al-Asghar[4]
  6. Abdurrahman
  7. Sulaiman
  8. Muhammad al-Asghar atau Qaim[4]
  9. Umar al-Asyraf[4]
  10. Ali


Sepupu kedua dari:

  1. Muhammad bin Hasan al-Mutsanna (Leluhur: Imam Abul Hasan Asy-Syadzili
  2. Abdullah al-Mahdi al-Kamil bin Hasan al-Mutsanna (Leluhur: Syekh Abdul Qadir al-Jailani, Idrisiyyah, Bani Qatadah, Dinasti Hasyimi Yordania, Dinasti Alawi dan Sa'adi Maroko, Dinasti Al Mutawakkil Yaman, Ukhaidir di Najd

Zaid memimpin pemberontakan melawan Bani Umayyah pada pertengahan abad ke-8[5] (yakni pada tahun 120 H / 738 M) menambah kekerasan yang selalu terjadi antara Bani Umayyah dan Bani Hasyim. Zaid meninggal pada pertempuran tahun 740, dan dimakamkan di al-Karak, Yordania. Namun ada juga yang berpendapat beliau di makamkan di Khurasan.[6] Dalam beberapa sumber ia didukung oleh salah satu Imam Madzhab pertama yakni, Imam Abu Hanifah.[7] Lebih jauh Imam Abu Hanifah pula memberikan fatwa terkait mendukung mengikuti keimaman Zaid bin Ali.[5][8]

Setelah meninggalnya, sebagian pihak merasa bahwa ia merupakan pengganti yang berhak atas keimaman dari ayahnya, ketimbang saudaranya, Muhammad al-Baqir. Mereka yang percaya akan keimamannya kemudian mendirikan sekte tersendiri dari Syi'ah yaitu Zaidiyah.

Keturunan

  1. Muhammad
  2. 'Isa
    1. Husain Ghadarah
    2. Ahmad
      1. Muhammad
      2. 'Ali
    3. Zaid
    4. Muhammad
  3. Husain
  4. Yahya

Referensi

  1. ↑ I'tiqad Ibnu 'Asakir
  2. ↑ Rabbani Ghulpaigani, Ali, Firaq wa Mazahib Islami, hlm.99
  3. ↑ "Mengenal Zaid bin Ali, pendiri Mazhab Zaidiyyah". Beritagar. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-30.
  4. 1 2 3 4 5 Keturunan Ali Zainal Abidin. Naqobatul Asyraf
  5. 1 2 "Imam Abu Hanifah (5): Pemberontakkan Zaid bin Ali – Gana Islamika" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-01-15.
  6. ↑ "Genealogy Descendants Report". freepages.rootsweb.com. Diakses tanggal 2021-01-15.
  7. ↑ al-Isfahani, Abul Faraj. Maqatil al-Thalibiyyin. hlm. 141.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ Najeebabadi, Akbar Shah. The History Of Islam; Volume Two. Riyadh: Darussalam. hlm. 229–230.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan