Senin, 19 Oktober 2026
00:49 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Yuet Wai Kan

genetikawan Hong Kong

Bagikan:
Yuet Wai Kan
簡悅威
Lahir11 Juni 1936 (umur 90)
Hong Kong
KewarganegaraanAmerika Serikat
Kanada
AlmamaterUniversitas Hong Kong
Dikenal karenapenyakit darah manusia
diagnosis pralahir
diagnosis DNA
polimorfisme DNA
Karier ilmiah
Bidanggenetika manusia
kedokteran
Tempat kerjaUniversitas Hong Kong
Rumah Sakit Queen Mary
Rumah Sakit Wanita dan Brigham
Universitas Pittsburgh
MIT
Universitas McGill
Penn
Rumah Sakit Anak Boston
Sekolah Kedokteran Harvard
Rumah Sakit Umum San Francisco
HHMI
UCSF

Yuet Wai Kan FRS (簡悅威, juga ditulis sebagai Yuet-Wai Kan) (lahir 11 Juni 1936) adalah ilmuwan kedokteran dan dokter berkebangsaan Kanada dan Amerika Serikat.[1] Dia adalah Profesor Hematologi Louis K. Diamond saat ini dan kepala Divisi Pengobatan Molekuler dan Diagnostik di Universitas California, San Francisco. Dia merupakan mantan Presiden American Society of Hematology (ASH).

Biografi

Kan lahir di Hong Kong pada tahun 1936. Saudaranya, Sir Yuet Keung Kan, merupakan Anggota Tidak Resmi Senior Dewan Legislatif dan Dewan Eksekutif Hong Kong.

Kan lulus dengan gelar M.B.B.S. (tahun 1958) dan M.D. (tahun 1980) dari Fakultas Kedokteran Universitas Hong Kong. Dia mengikuti pelatihan medis di Rumah Sakit Queen Mary, kemudian pergi ke Amerika Serikat untuk studi lanjutan.[2]

Sejak 1976, Kan telah menjadi peneliti di Institut Kedokteran Howard Hughes. Kan menjabat sebagai presiden American Society of Hematology (ASH) pada tahun 1990. Kan saat ini adalah seorang profesor di Departemen Laboratorium Kedokteran di Universitas California, San Francisco. Kan juga duduk di Dewan Adjudikator dan Panitia Penyeleksi untuk Ilmu Kehidupan dan Kedokteran yang memilih pemenang dari Penghargaan Shaw.

Penelitian

Kan dianggap sebagai pelopor penerapan biologi molekuler dan genetika menjadi pengobatan klinis. Kan merupakan orang pertama yang menetapkan bahwa mutasi DNA tunggal dapat menyebabkan penyakit manusia, dan yang pertama melakukan diagnosis penyakit manusia dengan menggunakan DNA.[3]

Kan telah membuat banyak kontribusi mendasar untuk pemahaman mengenai penyakit darah manusia. Kan merupaka orang pertama yang menemukan delesi pada gen talasemia alfa manusia, menemukan mutasi titik yang menyebabkan talasemia beta manusia, dan dengan bantuan Golbus, melakukan diagnosis pralahir (untuk hemoglobinopati).[4]

Kan terkenal karena karya terobosannya pada anemia sel sabit dan talasemia. Dia adalah orang pertama yang menggunakan teknik diagnosis DNA janin untuk mempelajari penyakit ini. Pekerjaan Kan mengarah pada inovasi diagnosis DNA.[5]

Kan menemukan polimorfisme DNA, yang saat ini banyak digunakan dalam analisis genetik untuk penyakit manusia.[6]

Penghormatan dan penghargaan

Referensi

  1. ↑ Supplement to Who's who in America. Vol. 44. Marquis Who's Who. 1987. Diakses tanggal 13 April 2015.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "The University of Hong Kong – International Advisory Board: KAN Yuet-Wei". cchi.com.hk. Diakses tanggal 13 April 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "UCSF News Office: UCSF genetics pioneer Y.W. Kan earns Lifetime Achievement Award". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-09-02. Diakses tanggal 2018-01-20.
  4. ↑ Kazazian HH (1986). "The William Allan Memorial Award presented to Yuet Wai Kan". Am. J. Hum. Genet. 38: 1–3. PMC 1684715. PMID 3511682.
  5. ↑ "United States National Academies – Yuet Wai Kan, CHR Member". Diarsipkan dari versi asli pada 9 November 2008. Diakses tanggal 25 November 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "American Society of Hematology: Legend -> Yuet Wai Kan". Diarsipkan dari versi asli pada 22 September 2008. Diakses tanggal 25 November 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Hong Kong masuk Republik Rakyat Tiongkok pada tanggal 1 Juli 1997, dan secara resmi menjadi Hong Kong SAR
Astronomi
Ilmu kehidupan
dan kedokteran
Ilmu matematika
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan