Selasa, 20 Oktober 2026
16:16 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Yangmei

Yangmei

Bagikan:
Yangmei
250px-Yangmei_grown_in_Fremont%2C_California.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Myrica rubra yang ditanam di Fremont, California
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Fagales
Famili: Myricaceae
Genus: Myrica
Spesies:
M. rubra
Nama binomial
Myrica rubra
Sinonim[1]
  • Morella rubra Lour.
  • Morella rubra f. alba (Makino) Yonek.
  • Myrica rubra var. acuminata Nakai
  • Myrica rubra f. alba (Makino) Okuyama
  • Myrica rubra var. alba Makino

Myrica rubra juga disebut yangmei adalah pohon subtropis yang ditanam untuk buahnya yang manis, berwarna merah tua hingga ungu kemerahan gelap, dan dapat dimakan.

Taksonomi

Disebut juga Morella rubra Lour.; Myrica rubra var. acuminata Nakai. Tumbuhan ini biasanya disebut sebagai Myrica rubra (Lour.) Siebold & Zuccarini. Namun, dalam publikasi mereka tahun 1846, Siebold & Zuccarini hanya memberikan deskripsi, tanpa referensi, langsung atau tidak langsung, kepada Morella rubra Lour. (1790). Oleh karena itu, nama Myrica rubra Siebold & Zuccarini harus diperlakukan sebagai nama baru, mencegah kombinasi dalam Myrica dari nama pemberian Loureiro sebelumnya.[2]

Deskripsi

Myrica rubra merupakan tumbuhan perdu yang hijau sepanjang tahun, tumbuh hingga mencapai 15 meter (49 kaki 3 inci). Bunganya bersifat monoesis atau berumah satu (bunga-bunga individu adalah jantan atau betina, tetapi kedua jenis kelamin tersebut dapat ditemukan di tumbuhan yang sama) dan diserbuki oleh angin. Tumbuhan ini dapat memperbaiki nitrogen. Cocok untuk tanah ringan (berpasir), sedang (liat) dan berat (lempung) dan lebih menyukai tanah yang dikeringkan dengan baik. Derajat keasaman (pH) yang sesuai adalah tanah asam dan netral. Bisa tumbuh di daerah berteduh sebagian (daerah berhutan ringan) atau tidak teduh. Tumbuhan ini lebih menyukai tanah lembap.[3]

  • Bunga
    Bunga
  • Buah
    Buah
  • Dedaunan
    Dedaunan
  • Pohon
    Pohon

Penyebaran dan habitat

Myrica rubra adalah tumbuhan asli Asia timur, terutama di Tiongkok selatan-tengah di mana tumbuhan ini telah ditanam selama setidaknya 2000 tahun.[4] Budidaya di Tiongkok terkonsentrasi di selatan Sungai Yangtze, di mana tumbuhan ini sangat penting secara ekonomi. Tempat tumbuh idealnya adalah hutan-hutan di lereng gunung dan lembah pada ketinggian 100-1500 meter.[2]

Kegunaan

Pohon ini digunakan sebagai tanaman hias untuk taman dan jalan-jalan. Ia juga merupakan pohon tradisional yang digunakan untuk membuat kebun taman klasik Asia Timur.

Buah yang dapat dimakan

Buah Myrica rubra dapat dimakan, baik mentah atau dimasak. Segar dan aromatik, memiliki rasa cukup tajam yang menyenangkan. Berair, manis, dan asam menurut laporan lainnya. Buahnya cepat membusuk sehingga sulit ditanam secara komersial karena masalah membawanya ke pasar dalam kondisi baik. Buahnya berdiameter hingga 25 mm. Bijinya dikatakan bisa dimakan.[3]

Medis

Kulit kayunya digunakan sebagai pencucian dalam perawatan keracunan arsenik, berbagai penyakit kulit, luka, dan borok. Buahnya bersifat karminatif, pektoral, dan meningkatkan nafsu makan serta membantu pencernaan. Bijinya digunakan dalam perawatan kaki berkeringat. Tanaman ini digunakan dalam pengobatan kolera, penyakit jantung yang ringan, dan penyakit perut.[3]

Penelitian dan komponen

Berbagai spesies Myrica telah diteliti secara ilmiah untuk karakteristik hortikultura atau fitokimia yang terkait dengan manfaat kesehatan. Sejak tahun 1951, literatur hortikultura tersebut mencakup studi tentang:

Literatur ilmiahnya beragam, dengan penelitian fitokimia dari kulit kayu, daun, dan buah. Penelitian dilakukan pada polifenol, khususnya asam elagis, tanin tipe prodelfinidin,[11] dan antosianin, dan kemungkinan sifat biologis mereka in vitro.[12][13][14]

Suatu ekstrak dari buahnya yang disebut myricerone memblokir reseptor untuk peptida, endotelin in vitro, suatu mediator penting penyempitan pembuluh darah, mengindikasikan potensial bagi pengembangan obat.[15]

Budaya

Di Jepang, Myrica rubra merupakan bunga prefektur Kōchi dan pohon prefektur Tokushima. Nama tumbuhan ini muncul dalam berbagai puisi Jepang lama.

Referensi

  1. 1 2 "Myrica rubra (Lour.) Siebold & Zucc". Plants of the World Online. The Trustees of the Royal Botanic Gardens, Kew. n.d. Diakses tanggal Juli 15, 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Myrica rubra". Flora of China. Diakses tanggal Juni 2, 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 "Myrica rubra-(Lour.)Siebold.&Zucc". Plants For A Future. Diakses tanggal November 4, 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Biological activities of extracts from Chinese bayberry (Myrica rubra Sieb. et Zucc.): a review". National Center for Biotechnology Information, U.S. National Library of Medicine. Diakses tanggal November 4, 2017.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |autihor= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Vandenbosch KA, Torrey JG (November 1984). "Consequences of Sporangial Development for Nodule Function in Root Nodules of Comptonia peregrina and Myrica gale". Plant Physiology. 76 (3): 556–560. doi:10.1104/pp.76.3.556. PMC 1064330. PMID 16663881.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Huguet V, Batzli JM, Zimpfer JF, Normand P, Dawson JO, Fernandez MP (Mei 2001). "Diversity and Specificity of Frankia Strains in Nodules of Sympatric Myrica gale, Alnus incana, and Shepherdia canadensis Determined by rrs Gene Polymorphism". Applied and Environmental Microbiology. 67 (5): 2116–2122. doi:10.1128/AEM.67.5.2116-2122.2001. PMC 92844. PMID 11319089.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Huguet V, Mergeay M, Cervantes E, Fernandez MP (Oktober 2004). "Diversity of Frankia strains associated to Myrica gale in Western Europe: impact of host plant (Myrica vs. Alnus) and of edaphic factors". Environmental Microbiology. 6 (10): 1032–1041. doi:10.1111/j.1462-2920.2004.00625.x. PMID 15344928.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Pozuelo González JM, Gutiérrez Mañero FJ, Llinares Pinel F, Bermúdez de Castro F (April 1992). "[Density and activity of microorganisms of the carbon cycle under the canopy of Myrica gale L.]". Microbiología (dalam bahasa Spanish). 8 (1): 32–38. PMID 1605919.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Su Z, Wu D, Chen B (Januari 2003). "[Niche characteristics of dominant populations in natural forest in north Guangdong]". Ying Yong Sheng Tai Xue Bao: Chinese Journal of Applied Ecology (dalam bahasa Chinese). 14 (1): 25–29. PMID 12722433.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Sogo A, Tobe H (Januari 2006). "Mode of Pollen-Tube Growth in Pistils of Myrica rubra (Myricaceae): A Comparison with Related Families". Annals of Botany. 97 (1): 71–77. doi:10.1093/aob/mcj015. PMC 2803377. PMID 16291781.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Cheng HY, Lin TC, Ishimaru K, Yang CM, Wang KC, Lin CC (Oktober 2003). "In vitro antiviral activity of prodelphinidin B-2 3,3'-di-O-gallate from Myrica rubra". Planta Med. 69 (10): 953–6. doi:10.1055/s-2003-45108. PMID 14648402.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Bao J, Cai Y, Sun M, Wang G, Corke H (Maret 2005). "Anthocyanins, flavonols, and free radical scavenging activity of Chinese bayberry (Myrica rubra) extracts and their color properties and stability". Journal of Agricultural and Food Chemistry. 53 (6): 2327–2332. doi:10.1021/jf048312z. PMID 15769176.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Sylvestre M, Legault J, Dufour D, Pichette A (April 2005). "Chemical composition and anticancer activity of leaf essential oil of Myrica gale L". Phytomedicine. 12 (4): 299–304. doi:10.1016/j.phymed.2003.12.004. PMID 15898708.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ Cheng HY, Lin TC, Ishimaru K, Yang CM, Wang KC, Lin CC (Oktober 2003). "In vitro antiviral activity of prodelphinidin B-2 3,3'-di-O-gallate from Myrica rubra". Planta Medica. 69 (10): 953–956. doi:10.1055/s-2003-45108. PMID 14648402.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ Mihara S, Fujimoto M (Juni 1993). "The endothelin ETA receptor-specific effect of 50-235, a nonpeptide endothelin antagonist". European Journal of Pharmacology. 246 (1): 33–38. doi:10.1016/0922-4106(93)90006-U. PMID 8354341.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Myrica rubra.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Yangmei.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan