Senin, 26 Oktober 2026
15:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Ya'uq

Bagikan:
Dewa-dewi Timur Dekat kuno
Agama Timur Dekat kuno

Menurut al-Qur'an, Yaʿūq (Arab: يعوق) adalah seorang dewa yang disembah pada zaman Nuh. Kultus-kultus yang menyembah dewa tersebut juga ada pada zaman Muhammad.

Dan mereka berkata: "Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwwa', yaghuts, ya'uq dan nasr". (al-Qur'an 71:23)

Muhammad Ali menambahkan tafsiran berikut ini pada ayat tersebut:

Nama-nama berhala yang diberikan disini ada di Arabia pada zaman sang Nabi, dan sehingga beberapa kritikus menyebutnya sebuah anakronisme. [...] Menurut IʿAb, berhala-berhala bani Nuh disembah oleh bangsa Arab, Wadd disembah oleh Kalb, Suwāʿ oleh Hudhail, Yaghūth oleh Murād, Yaʿūq oleh Hamadān dan Nasr oleh Ḥimyar (B. 65:lxxi, 1). Para penafsir berkata bahwa Wadd disembah dalam bentuk seorang pria, Suwāʿ dalam bentuk wanita, Yaghūth dalam bentuk singa, Yaʿūq dalam bentuk kuda dan Nasr dalam bentuk elang (Rz).[1]

Referensi

  1. ↑ Muhammad Ali. The Holy Qur'an, with English Translation and Commentary; 2002 edition (ISBN 0-913321-01-X). The quoted text appears in Ali's footnote on 71:23a (page 1138).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan