Sabtu, 10 Oktober 2026
18:52 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

YAGNI

prinsip yang digunakan dalam kerekayasaan perangkat lunak

Bagikan:

"You aren't gonna need it"[1][2] (YAGNI)[3] atau "Kamu takkan membutuhkannya" adalah sebuah prinsip dalam pemrograman ekstrem (extreme programming/XP) yang mengajarkan agar seorang pemrogram tidak perlu menambahkan fungsionalitas tertentu hingga fungsionalitas tersebut dianggap benar-benar diperlukan.[4] Rekan pendiri XP Ron Jeffries menulis: "Selalu implementasikan hal-hal saat kamu benar-benar membutuhkannya, jangan pernah saat kamu menduga kalau kamu sedang membutuhkannya."[5] Bentuk lain dari frasa tersebut adalah "Kamu takkan membutuhkannya" (you aren't going to need it dan you ain't gonna need it).[6][7][8]

Konteks

YAGNI adalah sebuah prinsip di balik pendekatan XP "lakukan hal paling simpel yang mungkin bisa bekerja" (do the simplest thing that could possibly work/DTSTTCPW).[2][3] YAGNI dimaksudkan untuk digunakan dengan beberapa pendekatan lainnya, seperti refaktorisasi berkesinambungan (continuous refactoring), pengujian unit otomatis berkesinambungan (continuous automated unit testing), dan integrasi berkesinambungan (continuous integration). Jika diterapkan tanpa refaktorisasi berkesinambungan, hal ini dapat menyebabkan kode sumber (source code) menjadi tidak terorganisir dan membutuhkan pengerjaan ulang besar-besaran, atau dikenal sebagai utang teknis (technical debt).[butuh rujukan] Ketergantungan YAGNI pada pendekatan pendukung adalah bagian dari definisi XP.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Extreme Programming Installed, Ronald E. Jeffries, Ann Anderson, Chet Hendrickson, 2001, 265 pages, p. 190, webpage: Books-Google-dIsC, quote: "YAGNI: 'You Aren't Gonna Need It.' This slogan, one of XP's most famous..., reminds us always to work on the story we have, not something we think we're going to need."
  2. 1 2 Extreme Programming examined, Giancarlo Succi, Michele Marchesi, 2001, 569 pages, webpage: Books-Google-VSCh, quote: "XP says 'do the simplest thing that could possibly work ' because 'you aren't gonna need it'."
  3. 1 2 Object-oriented & classical software engineering, Stephen R. Schach, 2007, 618 pages, p., webpage: Book-Google-hWwh, quote: "Two acronyms now associated with extreme programming are YAGNI (you aren't gonna need it) and DTSTTCPW (do the simplest thing that could possibly work)."
  4. ↑ Lowell Lindstrom; Carmen Zannier; Erdogmus, Hakan, ed. (2004). Extreme Programming and Agile Methods – XP/Agile Universe 2004: 4th Conference on Extreme Programming and Agile Methods. Lecture Notes in Computer Science. Berlin: Springer. hlm. 121. ISBN 3-540-22839-X.
  5. ↑ Ron Jeffries (April 4, 1998). "You're NOT gonna need it!". Diakses tanggal 2007-11-07.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Martin Fowler; Kent Beck (8 July 1999). Refactoring: Improving the Design of Existing Code. Addison-Wesley Professional, 431 pages, p. 68, webpage: BGoogle-1M. ISBN 978-0201485677. Quote: "you aren't going to need it".
  7. ↑ Mary Poppendieck; Tom Poppendieck (2003). Lean Software Development: An Agile Toolkit, p.59, webpage: BGoogle-hQ. Quote: "Kent Beck, Extreme Programming Explained, Chapter 17, uses the acronym YAGNI (You Aren't Going to Need It) for this practice and explains its rationale."
  8. ↑ Russ Olsen (2007). Design Patterns in Ruby, p.13, webpage: . ISBN 9780321490452. Quote: "This design principle comes out of the Extreme Programming world and is elegantly summed up by the phrase You Ain't Gonna Need It (YAGNI for short)."
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan