Sabtu, 17 Oktober 2026
21:31 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Xuantu Jun

Xuantu Jun

Bagikan:
250px-Han_commanderies_and_kingdoms_CE_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jun-jun dan kerajaan-kerajaan Dinasti Han, pada tahun 2 M

Xuantu Jun (Hanzi:玄菟郡) merupakan salah satu dari empat jun (distrik administratif) di bagian timur laut Tiongkok. Didirikan pada tahun 107 SM setelah Dinasti Han menguasai Wiman Joseon.

Pada tahun 82 SM, Dinasti Han mengganti unit-unit administratif jun-jun tersebut, dan pemerintahan Xuantu pindah ke Prefektur Gaogouli. Saat itu terdapat tiga kabupaten di dalam Xuantu: Gaogouli, Shangyintai (上殷台) dan Xigaima (西蓋馬).[1]

Di dalam catatan Buku Han terdapat 45,006 rumah tangga dengan populasi sebanyak 221,845 di dalam wilayah Xuantu.[2]

Wilayah administrasi secara bertahap menyusut ke barat. Wilayah Laut Biru (Laut Jepang, pasangan Laut Kuning) dikalahkan pada tahun 75 SM dengan tekanan dari Goguryeo. Han Akhir kehilangan wilayah asli Koridor Xuantu dan mundur ke Semenanjung Liaodong pada tahun 107 SM.

Pada tahun 238, Sima Yi menguasai Gongsun Yuan di dalam kampanye militernya melawan Liaodong, dan pada saat itu terdapat empat kabupaten di Xuantu: Gaogouli (高句麗), Gaoxian (高顯), Liaoyang (遼陽), dan Wangping (望平). Goguryeo meningkatkan kekuasaannya dan menguasai jun tersebut pada tahun 302 M.

Referensi

  1. ↑ 《漢書·地理志》:“玄菟郡......, 縣三:高句驪、上殷台、西蓋馬”
  2. ↑ 玄菟郡......, 戶四萬五千六。口二十二萬一千八百四十五。Wikisource: the Book of Han, volume 28-2
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan