Sabtu, 17 Oktober 2026
03:34 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Xenophidion

genus reptilia

Bagikan:
Xenophidion
Klasifikasi Ilmiahe
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Xenophidiidae

Wallach & Günther, 1998

Genus: XenophidionGünther & Manthey, 1995

Xenophidion adalah genus ular yang pertama kali dipaparkan pada tahun 1995, merupakan satu-satunya genus dari famili monotipe Xenophidiidae.[1] Biasanya merujuk pada ular spinejaw. Genus ini bisa ditemukan di Kalimantan dan Semenanjung Malaysia .

Morfologi dan klasifikasi

Genus ini secara taksonomi dan filogenetik menantang untuk diklasifikasikan karena sebenarnya ular ini memiliki beberapa ciri morfologi yang membedakannya dari semua spesies ular lainnya, yakni adanya sisik kepala dengan banyak papila sensorik, sisik prefrontal besar, dan rahang atas yang bisa melakukan proses palatina berduri. Akan tetapui, mereka kekurangan sisa-sisa pelvic girdle, paru-paru kiri, atau tulang koronoid.[2] Pada tahun 2004, sekuensing sitokrom b menunjukkan hubungan saudara antara Xenophidion dengan Bolyeriidae dari Mauritius .[3] Mirip dengan Boyleriidae, ular spinejaw yang memiliki rahang atas bersendi.

Makanan, reproduksi, dan habitat

Sangat sedikit yang diketahui tentang genus ini. Spesimen pembedahan telah mengungkapkan adanya skink yang tercerna sebagian dan bereproduksi dengan cara ovipar, tetapi spesimen jantan belum bisa diidentifikasi.[4] Mereka kemungkinan besar merupakan fosil dan mungkin dalam kondisi terancam oleh industri kelapa sawit.

Spesies

  • Xenophidion acanthognathus Günther & Manthey, 1995
  • Xenophidion schaeferi Günther & Manthey, 1995

Referensi

  1. ↑ https://reptile-database.reptarium.cz/advanced_search?genus=Xenophidion&exact=genus&submit=Search
  2. ↑ Wallach, Van; Günther, Rainer (1998). "Visceral anatomy of the Malaysian snake genus Xenophidion, including a cladistic analysis and allocation to a new family". Amphibia-Reptilia. 19 (4): 385–405. doi:10.1163/156853898X00052.
  3. ↑ Lawson, R.; Slowinski, J. B.; Burbrink, F. T. (2004). "A molecular approach to discerning the phylogenetic placement of the enigmatic snake Xenophidion schaeferi among the Alethinophidia". Journal of Zoology. 263 (3): 285–294. doi:10.1017/S0952836904005278.
  4. ↑ Xenophidion: The Snake with the Mystery Penis. snakesarelong.blogspot.com (28 September 2016)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan