Minggu, 27 September 2026
07:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Xanthippe

Xanthippe

250px-Xantippe.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Xantippe
250px-Socrates_and_Xanthippe_%28280434%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
sebuah Emblem bergambar Xanthippe menyiram Sokrates, dari Emblemata Horatiana dilukis oleh Otho Vaenius, 1607.

Xanthippe (/zænˈθɪpi/; bahasa Yunani:Ξανθίππη; Abad 5 – 4 SM) adalah seorang perempuan warga kota Athena, istri dari Socrates dan ibu dari ketiga anaknya: Lamprocles, Sophroniscus, dan Menexenus.[1][2] Arti nama Xenthippe, berasal dari kata Yunani bergender feminin, "Ξανθιππος" (Xanthippos), yang artinya "kuda kuning": terdiri dari kata "ξανθος" (xanthos) "kuning" dan "‘ιππος" (hippos) "kuda".[3] Ia berusia 40 tahun lebih muda dari Socrates, dan berasal dari keluarga Pericles.[2] Xanthippe terkenal memiliki watak yang judes, cerewet, dan pemarah.[4] Menurut cerita, Socrates menikahinya dengan maksud untuk melatih disiplin diri, melatih kesabaran, dan mengendalikan karakter buruknya, tetapi bukti keberhasilannya tidak ada.[2] Menurut orang-orang di sekitarnya, Socrates menikahi "nenek sihir".[1] Sebuah anekdot terkenal tentang kemarahan Xanthippe, bahwa ketika ia begitu marah kepada suaminya, kemudian ia melemparkan seember air cucian pada Socrates.[1] Sang filsuf kemudian menjawab: "Setelah petir datang hujan".[1] Socrates juga mengatakan "Menikah atau tidak menikah, dalam hal apapun Anda akan menyesal".[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 (Inggris) Sejarah mitos Yunani diakses 20 Juni 2014
  2. 1 2 3 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 7 (VAK-ZWI). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3952
  3. ↑ (Inggris) Behind the Name diakses 20 Juni 2014
  4. ↑ (Inggris) Xanthippe diakses 20 Juni 2014
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan