Senin, 02 November 2026
02:09 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Wortel dan tongkat

Wortel dan tongkat

Bagikan:
330px-Europe_Boardman_Robinson.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
"Europe 1916", sebuah kartun antipeperangan oleh Boardman Robinson yang menggambarkan personifikasi kematian menggoda seekor keledai kurus an emaciated donkey menuju jurang dengan wortel berlabel "Kemenangan."

Ungkapan "wortel dan tongkat" (bahasa Inggris: carrot and stick) adalah metafora untuk penggunaan kombinasi antara hadiah dan hukuman untuk mendorong perilaku yang diinginkan.[1] Dalam politik, "wortel atau tongkat" terkadang mengacu pada konsep realis tentang kekuasaan lunak dan keras. Wortel dalam konteks ini bisa menjadi janji bantuan ekonomi atau diplomatik antarnegara, sedangkan tongkat bisa menjadi ancaman aksi militer.

Asal-usul

Referensi bahasa Inggris paling awal untuk "wortel dan tongkat" berasal dari penulis pada pertengahan abad ke-19 yang selanjutnya mengacu pada karikatur atau kartun pada waktu itu yang menggambarkan perlombaan antara para penunggang keledai. Dalam cerita ini, joki yang kalah menggunakan strategi memukuli tunggangannya dengan "ranting semak berduri" untuk mendorong kedelainya maju, sementara pemenang lomba duduk santai di pelana keledainya sambil memegang pangkal tongkat berumpan wortel.[2][3] Dalam beberapa tradisi lisan, lobak digunakan sebagai pengganti wortel sebagai godaan bagi keledai.

Beberapa dekade kemudian, ide tersebut muncul dalam sepucuk surat dari Winston Churchill tertanggal 6 Juli 1938: "Maka, dengan setiap alat mulai dari tongkat hingga wortel, keledai Austria yang kurus dibuat untuk menarik gerobak Nazi ke atas bukit yang curam."[4]

Belahan Bumi Selatan menyusul penggunaan metafora ini pada tahun 1947 dan 1948 di tengah komentar surat kabar Australia tentang perlunya merangsang produktivitas setelah Perang Dunia II.[5][6] Penggunaan paling awal dari idiom "wortel dan tongkat" dalam majalah Amerika Serikat yang tersedia secara luas adalah dalam terbitan The Economist pada 11 Desember 1948 dan dalam artikel surat kabar Daily Republic pada tahun yang sama yang membahas ekonomi Rusia.[7] Dalam bahasa Jerman, serta Rusia dan Ukraina, idiom serupa diterjemahkan sebagai roti gula dan cambuk.

Referensi

  1. ↑ "Definition of 'carrot and stick'". Collins Dictionary. Diakses tanggal 28 April 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Montague, Edward P. (1849). Narrative of the late expedition to the Dead Sea: From a diary by one of the party. Carey and Hart. hlm. 139. Edward p Montague the idea that persuasion is better than force.
  3. ↑ Child, Lydia Maria (1871). The Children of Mount Ida: And Other Stories. Charles S. Francis.
  4. ↑ Safire, William (Desember 31, 1995). "On Language – Gotcha! Gang Strikes Again". New York Times. Diakses tanggal 29 Januari 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Douglas wilkie's News Sense UK Workers Must Produce More". The Daily News. 1947-08-05. hlm. 5. Diakses tanggal 2015-12-14.
  6. ↑ "Increased Productivity". Daily Advertiser. 1948-02-14. hlm. 2. Diakses tanggal 2015-12-14.
  7. ↑ "Marxist Socialism Abandoned, Russian Economy Capitalistic (1948) - on Newspapers.com". The Daily Republic. 24 Februari 1948. hlm. 4. Diakses tanggal 2016-01-21.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Carrot and stick.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan