Jumat, 16 Oktober 2026
21:30 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Keterbasahan

Keterbasahan

Bagikan:
40px-Text_document_with_red_question_mark.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumber referensi dari artikel ini belum dipastikan dan mungkin isinya tidak benar. Mohon periksa, kembangkan artikel ini, dan tambahkan sumber yang benar pada bagian yang diperlukan. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-150_deg_water_contact_angle.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Permukaan Super Hidrofobik mencapai sudut 150 Derajat.

Keterbasahan (bahasa Inggris:wettability) merupakan salah satu parameter petrofisik yang didefinisikan sebagai suatu kecenderungan fluida yang tidak saling mencampur satu sama lain. Apabila dua fluida bersinggungan dengan benda padat, maka salah satu fluida akan bersifat membasahi permukaan benda padat tersebut, hal ini akan menyebabkan timbulnya tegangan adhesi (gaya tarik menarik antar molekul yang tidak sejenis).

Suatu cairan bisa dikatakan membasahi zat padat apabila memiliki tegangan adhesi positif (θ < 90°). Pada suatu batuan yang memiliki tegangan adhesi positif menandakan bahwa batuan tersebut bersifat water wet. Sebaliknya, apabila air tidak membasahi zat padat, maka tegangan adhesinya menjadi negatif (θ > 90°). Pada batuan, hal tersebut menandakan bahwa suatu batuan akan bersifat oil wet.

Penentuan wettabilitas ini sangat penting untuk mengetahui tingkah laku suatu reservoir karena parameter inilah yang menyebabkan tekanan kapiler pada batuan mampu memberikan dorongan sehingga fluida (minyak atau gas) dapat bergerak.

Besaran wettabilitas secara umum dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:

  1. Jenis mineral yang terkandung dalam reservoir.
  2. Ukuran butir batuan (semakin halus ukuran butir pada batuan maka semakin besar tegangan adhesi yang akan terjadi)
  3. Jenis hidrokarbon yang terdapat dalam minyak mentah.

Wettabilitas dibedakan menjadi dua kategori berdasarkan jenis komponen yang berperan, yaitu:

  1. Water wet
Water wet terjadi ketika suatu batuan memiliki sudut kontak fluida (sudut kontak antara minyak dan air) terhadap batuan itu sendiri yang nilainya lebih kecil dari 90° (θ<90°). Kejadian ini merupakan akibat dari tegangan adhesi yang nilainya lebih besar pada sudut lancip yang dibentuk antara air dengan batuan dibandingkan tegangan adhesi pada sudut yang tumpul yang dibentuk antara minyak dengan batuan.
2. Oil wet
Oil wet terjadi ketika suatu batuan memiliki sudut kontak fluida (sudut kontak antara minyak dan air) terhadap batuan itu sendiri yang nilai sudutnya lebih besar dari 90° (θ>90°). Karakter oil wet pada reservoir tidak diharapkan terjadi. Hal tersebut karena sifat oil wet akan menyebabkan jumlah minyak yang tertinggal pada batuan reservoir saat diproduksi lebih besar daripada water wet.

Referensi

  • Donaldson, Erle., & Alam, Waqi. (2008). Wettability. Houston, Texas: Gulf Pubishing Company
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan