Sabtu, 24 Oktober 2026
13:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Watulimo, Trenggalek

Watulimo, Trenggalek

kecamatan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur

Bagikan:
Watulimo
Pantai Karanggongso
Pantai Karanggongso
Koordinat: 8°16′16″S 111°42′00″E / 8.2711°S 111.7°E / -8.2711; 111.7
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenTrenggalek
Pemerintahan
 • CamatJati Mustika Dani, S.STP
Populasi
 (2024)
 • Total72.387 jiwa
Kode pos
66382
Kode Kemendagri35.03.08 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3503030 Suntingan nilai di Wikidata
Luas154,44 km²
Desa/kelurahan12
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Watulimo%2C_Trenggalek&revid=28920145&groups=_b53eaea7e215f70324d4f65d4b04748ef126909d&parser=parsoid

Watulimo adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Trenggalek yang terletak di kawasan pantai selatan. Pusat kecamatan Watulimo berada di Desa Prigi yang berada di tepian teluk terbesar di Trenggalek yaitu Teluk Prigi. Teluk Prigi merupakan salah satu ikon pariwisata Trenggalek yang memiliki banyak pantai yang indah seperti Pantai Prigi, Karanggongso, Mutiara, Cengkrong, dan lainnya.[1] Selain sebagai tempat wisata, pantai-pantai tersebut juga merupakan pusat aktivitas nelayan dengan adanya Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi.[2] Nelayan di wilayah ini juga mengadakan tradisi tahunan bernama Larung Sembonyo yaitu sedekah laut sebagai wujud rasa syukur.[3]

Watulimo dikelilingi oleh kawasan perbukitan dan hutan. Di perbukitan tersebut terdapat salah satu gua terpanjang di Asia Tenggara yaitu Gua Lowo, yaitu sekitar 2 km tetapi hanya bisa dikunjungi wisatawan sepanjang 850 m.[4] Komoditas utama Watulimo adalah sektor perikanan berupa ikan segar terutama di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Prigi serta awetan berupa ikan asap.[2][5] Selain komoditas perikanan, Watulimo juga terkenal sebagai produsen buah-buahan yang banyak ditanam di kawasan hutan dan perkebunan seperti buah durian, manggis, dan salak.[6]

Kecamatan Watulimo bersama dengan Kecamatan Munjungan adalah kecamatan terluas di Trenggalek. Selain itu, Watulimo juga merupakan kecamatan dengan penduduk terbesar kedua di Trenggalek setelah Kecamatan Panggul yaitu sekitar 72 ribu jiwa di tahun 2024.[7]

Geografi

250px-Lokasi_Kecamatan_Watulimo%2C_Trenggalek.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi Watulimo

Watulimo adalah kecamatan yang terletak di selatan Trenggalek. Sebagian besar wilayahnya berupa perbukitan kapur di kawasan Pegunungan Kidul yang banyak tertutup hutan. Namun terdapat lembah kecil yang terdapat lahan persawahan di tepian Teluk Prigi. Lembah tersebut merupakan lokasi pusat kecamatan Watulimo yang berada di Desa Prigi. Teluk Prigi sendiri merupakan teluk terbesar di Trenggalek yang memiliki banyak pantai seperti Pantai Prigi dan Karanggongso. Desa-desa di tepi Teluk Prigi yaitu Desa Prigi, Tasikmadu, dan Karanggandu.[8]

Kecamatan Watulimo cukup jauh dari pusat Kabupaten Trenggalek. Akses dari Kecamatan Kampak cukup berliku dan sempit serta rawan longsor.[9] Hal ini berbeda dengan akses dari Kecamatan Bandung di Tulungagung yang cukup mudah dan berstatus jalan nasional. Selain itu, juga ada pembangunan jalan baru yaitu JLS atau Jalur Lintas Selatan yang menghubungkan kawasan pantai di Watulimo dengan Kecamatan Besuki di Tulungagung.[1]

Batas wilayah Kecamatan Watulimo adalah sebagai berikut:[8]

Utara Kecamatan Kampak dan Gandusari
Timur 20px-Seal_of_Tulungagung_Regency.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kabupaten Tulungagung (Kecamatan Bandung dan Besuki)
Selatan Samudera Hindia
Barat Kecamatan Kampak dan Kecamatan Munjungan

Sejarah dan kebudayaan

330px-LABUH_LAUT_%22LARUNG_SEMBONYO%22_NELAYAN_PRIGI_2014_-_panoramio.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Larung Sembonyo di Prigi

Menurut mitologi warga setempat, wilayah tepian Teluk Prigi dibabat atau ditebangi untuk dijadikan pemukiman oleh prajurit Mataram yang dipimpin oleh Raden Kramadipa yang kemudian bergelar Raden Tumenggung Yudho Negoro. Dia diberi tugas untuk membuka berbagai lahan di pesisir selatan Jawa. Yudho Negoro berhasil membuka lahan dari Pacitan, Sumbring (Munjungan), hingga ke Prigi. Sebelum membuka lahan di Prigi, Tumenggung Yudho Negoro dan pengikutnya bertapa meminta petunjuk Yang Maha Kuasa di atas lima batu. Empat batu sesuai arah mata angin diduduki oleh masing-masing Hyang Pamong Amat Adiwiryo (utara), Wiryo Udara (selatan), Raden Putro Wijoyo (barat), dan Raden Sutirta (timur). Sedangkan batu di tengah diduduki oleh Tumenggung Yudho Negoro. Lima batu tersebut kemudian menjadi asal-usul nama Watulimo.[10]

Jasa Tumenggung Yudho Negoro dirayakan oleh warga sekitar Teluk Prigi dalam bentuk Larung Sembonyo setiap bulan Selo. Tradisi tahunan ini berupa sedekah laut sebagai rasa syukur atas hasil bumi yang didapatkan. Rangkaian acara berupa arak-arakan tumpeng besar berisi berbagai hasil bumi. Tumpeng diarak dari Kantor Kecamatan Watulimo hingga ke Teluk Prigi. Kemudian tumpeng dilarung atau dihanyutkan dan diikuti puluhan perahu lain yang ramai ditumpangi warga. Warga yang melepaskan tumpeng tersebut kemudian memperebutkan tumpeng yang telah dihanyutkan.[3]

Daftar desa dan dusun

Kecamatan Watulimo terdiri dari 12 desa yang terbagi menjadi beberapa dusun atau dukuh. Salah satu desa di kecamatan ini bernama Desa Watulimo, tetapi pusat kecamatannya berada di Desa Prigi. Desa dan dusun tersebut yakni sebagai berikut:[8]

No. Nama Desa Nama Dusun / Dukuh Ref
1 Dukuh Krajan, Bongkal, Kajar, Ketro, Krakal, Ponggok, Tourang [11]
2 Gemaharjo Karangtuwo, Kojur, Ndayu, Padas, Thukul [8]
3 Karanggandu Complongan, Damas, Gading, Gandu, Karangsono, Tirto [12]
4 Margomulyo Ketok, Krobyak, Margo, Ndawe, Petung, Sempu [8]
5 Ngembel Ngembel, Ampelgading, Begagan, Pucung [8]
6 Pakel Glatik, Ketah [8]
7 Prigi Prigi, Gendingan, Njelok, Sumber [8]
8 Sawahan Krajan, Ngrancah, Singgahan, Tenggong, Winong [13]
9 Slawe Sebo, Tumbal, Waru [8]
10 Tasikmadu Bengkorok, Gadingan, Gares, Jumblengan, Kampung Baru, Karanggongso, Kebon, Ketawang, Nduren, Nglegok, Puthuk, Tambakan, Tenggong [14]
11 Watuagung Krajan, Gading, Keling, Krecek, Sambi, Suwur [8]
12 Watulimo Krajan, Glendeng, Nggelang, Ngruno, Njeruk, Plapar, Sambu [8]

Tempat terkenal

330px-PELABUHAN_PERIKANAN_NUSANTARA_%28PPN%29_PRIGI_WATULIMO_-_panoramio.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pelabuhan Perikanan Prigi

Wisata bahari

  • Pantai Prigi
  • Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI)
  • Pantai Mutiara
  • Pantai Simbaronce
  • Pantai Karanggongso
  • Pantai Damas
  • Pantai Cengkrong dan Mangrove Pancer Cengkrong

Lainnya

330px-Gua_Lowo_Trenggalek.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gua Lowo
  • Gua Lowo
  • Gunung Bedes
  • Wisata Banyu Nget
  • Desa Wisata Durensari
  • Pasar Prigi
  • Pasar Sebo
  • Pasar Desa Watulimo
  • Puskesmas Watulimo di Prigi
  • Puskesmas Slawe

Referensi

  1. 1 2 Adhar Muttaqin (2023-07-14). "Menyusuri JLS Tulungagung-Trenggalek Sambil Menikmati Keindahan Pantai Mutiara". DETIK.
  2. 1 2 Khoirun Nikmah, Sutejo K. Widodo, Alamsyah (2018). "Perkembangan Pelabuhan Perikanan Prigi dan Dampaknya terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Nelayan Desa Tasikmadu, Kabupaten Trenggalek, 1978-2004". Indonesian Historical Studies. 2 (2). Semarang: Universitas Diponegoro.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. 1 2 Madchan Jazuli (2024-05-22). "Tradisi Larung Sembonyo, Wujud Syukur Nelayan di Pantai Prigi Trenggalek". NU JATIM.
  4. ↑ Dewi Mariya Ulfah (2024-10-11). "Empat Fakta Unik Goa Lowo, Goa Terpanjang se-Asia Tenggara". KATADATA.
  5. ↑ Mirza GR (2025-02-06). "Ikan Asap Khas Pesisir Pantai Selatan Watulimo, Oleh-Oleh yang Wajib Dibawa Pulang". KABAR TRENGGALEK.
  6. ↑ Sugiyarto (2019-04-05). "Manggis Dari Watulimo Trenggalek Tembus Pasar Ekspor, Dikirim ke Tiongkok, Taiwan, Arab Saudi". TRIBUNNEWS.
  7. ↑ "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 2 Februari 2025.
  8. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Kecamatan Watulimo Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Trenggalek. 2024-09-26.9
  9. ↑ Adhar Muttaqin (2022-10-09). "Longsor Kembali Terjang Trenggalek Putuskan Akses Jalan Dua Kecamatan". DETIK JATIM.
  10. ↑ Sardjuningsih (2013). Sembonyo : Jalinan Spiritualisme Masyarakat Nelayan. Tulungagung: STAIN Tulungagung Press. ISBN 978-602-7824-29-4.
  11. ↑ "RT/RW". dukuh-watulimo.trenggalekkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Trenggalek. 2017-02-01.
  12. ↑ "Sejarah Desa". karanggandu-watulimo.trenggalekkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Trenggalek. 2017-02-01.
  13. ↑ M. Choirur Rokhim (2021-03-11). "Di Ngrancah, Sebelum Senja Terbenam". Nggalek.co.
  14. ↑ Nila Nurrofqa (2017). "Pendampingan masyarakat pesisir menuju Desa Wisata yang bebas sampah secara berkelanjutan di Desa Tasikmadu Kabupaten Trenggalek: pengorganisasian masyarakat pesisir dalam mengolah sampah secara bijak dan berkelanjutan". Digilib UIN Sunan Ampel Surabaya (Skripsi).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan