Sabtu, 26 September 2026
21:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Warna komplementer

Warna komplementer

250px-RGB_scheme_contrast_of_complementary_colors.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Warna komplementer dalam model warna RGB.
250px-Contrast_of_complementary_colors.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Warna komplementer dalam model warna RYB tradisional.
250px-Color_opponent_process_theory_contrast_of_complementary_colors.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Warna komplementer dalam teori proses oponen.

Warna komplementer adalah sepasang warna yang, saat dipadukan, saling membatalkan satu sama lain. Ini menandakan bahwa saat dipadukan, mereka menghasilkan warna skala abu-abu seperti putih atau hitam.[1]

Referensi

  • Isabelle Roelofs and Fabien Petillion, La couleur expliquée aux artistes, Editions Eyrolles, (2012), ISBN978-2-212-13486-5.
  • John Gage, Couleur et Culture, Usages et significations de la couleur de l'Antiquité à l'abstraction, (1993), Thames and Hudson ISBN978-2-87811-295-5
  • Philip Ball, Histoire vivante des couleurs (2001), Hazan Publishers, Paris, ISBN978-2-754105-033
  • Goethe, Theory of Colours, trans. Charles Lock Eastlake, Cambridge, MA: MIT Press, 1982. ISBN0-262-57021-1

Catatan dan kutipan

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Complementary colors.
  1. ↑ Shorter Oxford English Dictionary, 5th Edition, Oxford University Press (2002) "A colour that combined with a given colour makes white or black."
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan