Sabtu, 26 September 2026
13:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026
Walhaz

Walhaz

250px-Tjurko_bracteate_replica.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Replika yang menunjukkan kata walhakurne ("gandum Romawi", dalam kata lain koin emas)

*Walhaz adalah kata dalam bahasa Proto-Jermanik yang telah direkonstruksi yang berarti "orang asing", "orang Romawi", penutur bahasa Romans", atau "penutur bahasa Kelt". Istilah ini digunakan oleh suku-suku Jermanik kuno untuk mendeskripsikan penduduk Kekaisaran Romawi Barat yang sebagian besar terromanisasi dan menuturkan bahasa Latin atau Kelt. Bentuk adjektif kata ini dapat ditemui di dalam bahasa Nordik Kuno valskr, yang berarti "Orang Prancis"; Jerman Hulu Kuno walhisk yang berarti "Romans"; Jerman Hulu Baru welsch, yang digunakan di wilayah Swiss dan Tirol Selatan untuk penutur-penutur bahasa Romans; bahasa Belanda Waals yang berarti orang Walloon"; Inggris Kuno welisċ, wælisċ, wilisċ, yang berarti "Romano-Britania"; dan Inggris modern Welsh. Bentuk kata-kata ini menunjukkan bahwa mereka berasal dari satu kata Proto-Jermanik *walhiska-.[1]

Catatan kaki

  1. ↑ Arend Quak (2005). "Van Ad Welschen naar Ad Waalsen of toch maar niet?" (PDF) (dalam bahasa Belanda). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-02-06. Diakses tanggal 7 Januari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan