Sabtu, 24 Oktober 2026
05:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Walet sapi

Walet sapi

spesies burung

Bagikan:
Walet sapi
330px-Collocallia_esculenta_-_Meyers.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Collocalia esculenta,
menurut Meyers Konversationslexikon (1885-90)
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
C. esculenta
Nama binomial
Collocalia esculenta
Linnaeus, 1758
Artikel takson sembarang
250px-Collocalia_esculenta_uropygialis_MHNT_ZOO_2011_11_189_RdN_N-Cal%C3%A9donie.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Collocalia esculenta

Walet sapi (Collocalia esculenta) adalah sejenis burung anggota suku Apodidae. Burung ini menyebar luas di Australia, Brunei, Burma, Christmas Island, Filipina, India, Indonesia, Kaledonia Baru, Malaysia, Papua Nugini, Singapura, Kepulauan Solomon, Thailand, dan Vanuatu.[1]

Pengenalan

Walet sapi memiliki bulu yang mengilap dengan warna hitam kebiru-biruan.[2] Walet sapi merupakan jenis walet yang berukuran paling kecil, panjang tubuhnya hanya sekitar 10 cm. Bulu bagian bawah kelabu gelap [3] dan bagian perut agak putih. Ekornya sedikit bercelah. Matanya berwarna cokelat gelap, paruh hitam. Suaranya melengking tinggi.

Di Indonesia, walet jenis ini banyak ditemukan di Jawa dan Bali. Habitatnya meliputi semua ketinggian, baik di padang rumput berpohon terbuka maupun hutan.[3]

Walet sapi terbang berkelompok, tidak beraturan. Walet ini tidak kuat terbang jauh. Biasanya terbang rendah hanya berputar-putar di dekat permukaan tanah atau sungai untuk mandi dan minum. Jika mencari makan, sering mengitari pohon-pohon besar dan tinggi yang banyak serangganya, terutama tawon kecil.

Sarangnya berbentuk tidak beraturan, terdiri dari campuran lumut dan rumput yang direkatkan dengan air liurnya. Pada celah gua yang terang, celah batu, atau sudut bangunan, walet sapi dapat bersarang. Jika bertelur biasanya hanya 2 butir. Telurnya berwarna putih dan agak lonjong. Walet sapi bersarang tidak tergantung pada musim kawin sehingga bisa bersarang sepanjang tahun.

Catatan kaki

  1. ↑ BirdLife International 2009 dalam IUCN 2010. IUCN Red List of Threatened Species. Version 2010.1. iucnredlist.org - Collocalia esculenta
  2. ↑ Budiman, M. Asyief Khasan (2017). Burung-Burung di Kawasan Konservasi Pulai Gading JOB Pertamina - Talisman Jambi Merang Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Jakarta Selatan: PT Indocarbon Nusantara. hlm. 35. ISBN 978-602-50308-0-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 Robson, Craig (2007). NEW HOLLAND FIELD GUIDE TO THE BIRDS OF SOUTH-EAST ASIA : THAILAND, PENINSULAR MALAYSIA, SINGAPORE, VIETNAM, CAMBODIA, LAOS, MYANMAR. London: New Holland. hlm. 64.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan