Kamis, 24 September 2026
08:13 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Apodiformes

Apodiformes

Apodiformes
Rentang waktu: Paleosen akhir–sekarang
250px-Apus_apus_-Barcelona%2C_Spain-8_%281%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Apus apus
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Klad: Strisores
Klad: Daedalornithes
Ordo: Apodiformes
Peters, 1940
Famili
250px-Swift_range.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel takson sembarang

Apodiformes /ˈæpədɪfɔːrmz/ adalah ordo burung yang terdiri dari tiga famili yang masih hidup yakni Burung walet (Apodidae), Tepekong (Hemiprocnidae), dan kolibri (Trochilidae). Dalam Taksonomi Sibley-Ahlquist, ordo ini dinaikkan menjadi superordo Apodimorphae di mana kolibri dipisahkan sebagai ordo baru yakni Trochiliformes. Dengan hampir 450 spesies yang teridentifikasi hingga saat ini, apodiformes merupakan ordo burung yang paling beragam setelah burung pengicau (Ordo Passeriformes).

Deskripsi fisik

Dalam bahasa Yunani namanya berarti "tanpa kaki" dikarenakan kakinya kecil dan memiliki fungsi terbatas selain bertengger, sehingga seolah-olah tidak memiliki kaki. Kakinya ditutupi dengan kulit telanjang, berbeda dengan burung lain yang kakinya ditutupi sisik. Ciri umum lainnya adalah sayapnya yang panjang dengan tulang lengan atas yang pendek dan kokoh.[1] Evolusi karakteristik sayap burung ini telah menjadikan sayap burung kolibri ideal untuk melayang.[2]

Terdapat kesamaan anatomi pada burung kolibri, walet, dan tepekong, serta kesamaan (terutama tengkorak) dengan kemungkinan kerabat terdekat mereka yang masih hidup yakni burung Atoko (ordo Aegotheliformes).[3] Burung atoko tampaknya konvergen dengan burung Cabak (Ordo Caprimulgiformes) yang berkerabat dekat, Sehingga ketiga ordo tersebut membentuk klad Cypselomorphae.[2]

Referensi

  1. Hyman, Libbie Henrietta (1992). Hyman's Comparative Vertebrate Anatomy. Chicago: University of Chicago Press, page 39. ISBN0-226-87013-8
  2. 1 2 Mayr, Gerald (2003): Phylogeny of early tertiary swifts and hummingbirds (Aves: Apodiformes). Auk 120(1): 145–151. DOI:[0145:POETSA2.0.CO;2 10.1642/0004-8038(2003)120[0145:POETSA]2.0.CO;2] PDF fulltext
  3. Mayr, Gerald (2002): Osteological evidence for paraphyly of the avian order Caprimulgiformes (nightjars and allies). Journal für Ornithologie 143: 82–97. PDF fulltext
Genera jenis-jenis cabak, kolibri, walet dan kerabat-kerabat punah mereka
Archaeotrogonidae
Caprimulgiformes
Caprimulgidae
Vanescaves
Sedentaves
Steatornithiformes
Fluvioviridavidae
Steatornithidae
Nyctibiiformes
Nyctibiidae
Parapreficinae
Nyctibiinae
Letornithes
Podargiformes
Podargiformes
Podargidae
Apodimorphae
    • lihat di bawah ↓
Caprimulgus longipennis Batrachostomus septimus
Eocypselidae
Daedalornithes
incertae sedis
Aegotheliformes
Aegothelidae
Apodiformes
Aegialornithidae
Cypselavidae
Jungornithidae
Trochiloidea
    • lihat di bawah ↓
Apodidae
    • lihat di bawah ↓
Aegotheles savesi
incertae sedis
Trochilidae
Florisuginae
Phaethornithinae
Polytminae
Polytminae
Heliantheini
Lesbiini
Patagoninae
Trochilinae
Trochilini
Lampornithini
Mellisugini
Loddigesia mirabilis Phlogophilus hemileucurus
Apodi
incertae sedis
Hemiprocnidae
Apodidae
Apodinae
Apodini
Chaeturini
Collocaliini
Cypseloidinae
Aeronautes saxatalis


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan