Rabu, 28 Oktober 2026
05:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Wihara Mahabodhi

Wihara Mahabodhi

bangunan kuil di India

Bagikan:
Boudhanath
बौद्धनाथ
250px-Mahabodhitemple.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wihara Mahabodhi
Agama
AfiliasiBuddhisme
Lokasi
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Wihara_Mahabodhi&revid=29894587&groups=_44c63c9c896f994a8c885813d2e3ffb3de014dae&parser=parsoid
Peta interaktif Wihara Mahabodhi
LokasiBodh Gaya, Bihar, India
Koordinat24°41′46″N 84°59′29″E / 24.696004°N 84.991358°E / 24.696004; 84.991358
Arsitektur
TipeWihara
Nama resmi: Kompleks Wihara Mahabodhi di Bodh Gaya
JenisKultural
Kriteria(i)(ii)(iii)(iv)(vi)
Ditetapkan2002(sesi) ke-26
Nomor referensi1056
Negara India

Wihara Mahābodhi (महाबोधि विहार) atau Mahābodhi Vihāra (arti harfiah: "Wihara Kecerahan Agung") , sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO, adalah sebuah wihara di Bodh Gaya, menandai tempat di mana Buddha disebut telah mencapai kecerahan.[1] Bodh Gaya (terletak di Distrik Gaya) terletak sekitar 96 km (60 mi) dari Patna, negara bagian Bihar, India.

Arca-arca yang ada di tempat ini mencakup Avalokiteśvara (Padmapani, Khasarpana), Vajrapani, Tara, Marichi, Yamantaka, Jambhala, dan Vajravārāhī.[2] Arca-arca dari Wisnu, Siwa, Surya, dan dewa-dewi Weda lainnya juga disertakan dalam tempat ini.[2]

Di tempat ini terdapat satu pohon yang merupakan turunan dari Pohon Bodhi di mana Buddha mencapai kecerahan.

Buddha

250px-Worshipper_at_Mahabodhi_Temple_Bodh_Gaya_India.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang umat Buddha memanjatkan doa kepada Buddha di wihara

Cerita tradisional mengatakan bahwa sekitar tahun 589 SM, Siddhartha Gautama, seorang pangeran muda yang melihat penderitaan dari dunia dan ingin mengakhirinya, mencapai pinggir sungai Phalgu yang berhutan, dekat kota Gaya, India. Di sana dia duduk bermeditasi di bawah pohon Ficus religiosa yang kemudian dikenal sebagai pohon Bodhi. Menurut kitab Buddhis, setelah tiga hari tiga malam, Siddharta mencapai pencerahan dan jawaban yang telah dicarinya. Di lokasi itu, Wihara Mahabodhi dibangun oleh Kaisar Asoka pada sekitar tahun 260 SM.[3]

Referensi

  1. ↑ "World Heritage Day: Five must-visit sites in India". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-08-14. Diakses tanggal 2016-12-01.
  2. 1 2 Geary, David; Sayers, Matthew R.; Amar, Abhishek Singh (2012). Cross-disciplinary perspectives on a contested Buddhist site : Bodh Gaya jataka. London: Routledge. hlm. 29–40. ISBN 978-0-415-68452-1.
  3. ↑ "Mahabodhi Temple Complex at Bodh Gaya". UNESCO. Diakses tanggal 6 Januari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan