Venera 5 (Rusia: Венера-5 yang berarti Venus 5) (pabrik penunjukan: 2V (V-69)) adalah probe dalam program luar angkasa Soviet Venera untuk eksplorasi Venus.
Venera 5 diluncurkan ke Venus untuk memperoleh data atmosfer. Pesawat ruang angkasa itu sangat mirip dengan Venera 4 meskipun itu dari desain yang lebih kuat. Peluncuran ini dilakukan dengan menggunakan roket Molniya-M, terbang dari Kosmodrom Baikonur.
Latar belakang
Keberhasilan Venera 4 pada tahun 1967 mengungkap bahwa atmosfer Venus jauh lebih padat daripada perkiraan sebelumnya. Data tersebut menunjukkan bahwa tekanan dan suhu di atmosfer bawah jauh lebih tinggi sehingga kapsul Venera 4 berhenti mengirimkan data sebelum mencapai permukaan.
Berdasarkan hasil tersebut, para insinyur Uni Soviet memodifikasi desain kapsul Venera 5 dan Venera 6. Massa kapsul dikurangi agar laju penurunannya lebih cepat, sementara struktur dan sistem instrumen diperkuat sehingga diharapkan dapat bertahan lebih lama dalam tekanan atmosfer yang sangat tinggi.
Deskripsi wahana
Venera 5 memiliki massa peluncuran sekitar 1.130 kilogram dan terdiri atas modul antariksa (bus) serta kapsul masuk atmosfer berbentuk bola.
Kapsul tersebut membawa berbagai instrumen ilmiah untuk mengukur:
- Komposisi kimia atmosfer. - Suhu dan tekanan atmosfer. - Kepadatan atmosfer pada berbagai ketinggian. - Intensitas cahaya. - Kandungan partikel bermuatan.
Sumber daya wahana berasal dari panel surya selama perjalanan menuju Venus, sedangkan kapsul menggunakan baterai selama penurunan di atmosfer.
Peluncuran dan misi
Venera 5 diluncurkan pada 5 Januari 1969 menggunakan roket pembawa Molniya-M dari Kosmodrom Baikonur. Setelah menempuh perjalanan sekitar empat bulan, kapsul wahana memasuki atmosfer Venus pada 16 Mei 1969.
Parasut kapsul terbuka sesuai rencana dan instrumen ilmiah mulai mengirimkan data selama penurunan. Selama sekitar 53 menit, kapsul berhasil mengirimkan informasi mengenai suhu, tekanan, dan komposisi atmosfer Venus. Transmisi akhirnya berhenti ketika kapsul mencapai tekanan sekitar 27 atmosfer (sekitar 2,7 MPa). Tekanan yang sebenarnya di permukaan Venus ternyata jauh lebih tinggi daripada kemampuan kapsul untuk bertahan, sehingga wahana berhenti beroperasi sebelum mencapai permukaan.
Hasil ilmiah
Data yang dikirimkan Venera 5 memberikan pemahaman yang lebih rinci mengenai atmosfer Venus. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa atmosfer Venus didominasi oleh karbon dioksida (CO₂) dengan kandungan sekitar 97%, serta mengandung sejumlah kecil nitrogen dan gas lainnya. Misi ini juga mengonfirmasi bahwa suhu dan tekanan atmosfer meningkat drastis seiring bertambahnya kedalaman. Data tersebut menjadi dasar penting dalam pengembangan wahana generasi berikutnya yang dirancang untuk bertahan hingga mencapai permukaan.
Warisan
Meskipun tidak berhasil mencapai permukaan Venus dalam keadaan masih berfungsi, Venera 5 merupakan salah satu misi atmosfer paling berhasil pada masanya. Bersama Venera 6, misi ini memperluas pengetahuan mengenai struktur atmosfer Venus dan membantu para ilmuwan merancang wahana yang lebih kuat.
Pengalaman dari Venera 5 berkontribusi langsung terhadap keberhasilan Venera 7, yang pada tahun 1970 menjadi wahana pertama yang berhasil mendarat dengan selamat di permukaan Venus dan mengirimkan data dari permukaan planet lain.