Rabu, 30 September 2026
05:52 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Vekil

Bagikan:
"Vakil" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Vakil (disambiguasi).

Vekil atau Vakil adalah istilah yang digunakan untuk posisi deputi dan perdana menteri de facto Kaisar Mughal dalam sistem administrasi Mughal. Jabatan ini dianggap sebagai posisi paling kuat kedua setelah Kaisar di Kekaisaran Mughal.[1] Vakil juga merupakan salah satu jabatan tertinggi dalam hierarki Iran Safawi, yang menandakan posisi raja muda (viceroy) dalam urusan administrasi dan beberapa urusan keagamaan kerajaan.[2]: 17 

Sementara di Kesultanan Utsmaniyah, para wazir dianggap sebagai "utusan mutlak" (vekil-i mutlak) dari Sultan Utsmaniyah.

Etimologi

Vakel atau Vakil berasal dari istilah bahasa Arab yang digunakan dalam arti "perwakilan" atau "wali/kuasa hukum".[butuh rujukan]

Wakil

Wiktionary logo
Lihat entri وكيل di kamus bebas Wikikamus.
Untuk Presiden Zanzibar, lihat Idris Abdul Wakil.

Dalam hukum Islam, seorang wakīl (وكيل), atau dalam literatur lama ditulis vakeel, adalah seorang deputi, utusan, atau agen yang bertindak atas nama seorang penguasa Muslim, menerima Bay'ah, dan menjalankan syariat Islam.[3][4] Beberapa sekolah hukum literalis seperti mazhab Ibn Hazm dan Ahmad ibn Hanbal menganggap mereka yang meninggal tanpa menyatakan baiat kepada penguasa Muslim termasuk dalam golongan Kuffar.[5][6][7] Begitu pula dengan Shalat Jumat yang dipimpin oleh seorang Imam yang tidak mewakili pemerintahan penguasa Muslim dianggap tidak sah oleh Empat Mazhab, karena gelar Imam itu sendiri bersifat seremonial dalam salat, dan sebenarnya merujuk pada penguasa Muslim dalam hukum Islam.

Barangsiapa yang mati sedangkan di lehernya tidak ada baiat (kepada tatanan masyarakat Muslim), maka matinya adalah mati jahiliyah.

— Sahih Muslim, 1851

Istilah ini juga dapat merujuk pada seorang pengacara/advokat, diplomat, pengurus masjid, atau perwakilan ordo keagamaan.[8] Agen yang ditunjuk oleh pemilik budak untuk memburu budak yang melarikan diri di Suriah Utsmaniyah juga disebut sebagai wakīl.[9] Wakīl (Al-Wakil) juga merupakan salah satu dari nama-nama Allah dalam Islam, yang berarti "Yang Maha Memelihara/Maha Terpercaya", dan sering digunakan sebagai nama orang, bentuk pendek dari Abdul Wakil, yang berarti "hamba dari Yang Maha Memelihara".

Referensi

  1. ↑ Malik, Dr Malti (1943). History of India (dalam bahasa Inggris). New Saraswati House India Pvt Ltd. ISBN 978-81-7335-498-4.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggal
  2. ↑ Newman, Andrew J. (2008). Safavid Iran: Rebirth of a Persian Empire. I.B.Tauris. ISBN 978-0857716613.
  3. ↑ "To whom should ba'yah (allegiance) be given? - Islam Question & Answer". Islam-QA (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-02.
  4. ↑ "Whoever dies without a bay'ah around his neck dies a death of ignorance – Mahajjah" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-02.
  5. ↑ Naser, Zinaid Abu (2018-09-07). "AL-MUHALLA المحلى IBN HAZM – RULINGS ONLY – ZAHIRI FIQH – EASIEST MOST COMPREHENSIVE FIQH BOOK ON THE INTERNET – PDF". Zinaid Abu Naser (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-02.
  6. ↑ Just a layman *Sh. Assim Al Hakeem* (2024-11-08). Dying without taking the Pledge Bait / Bayah - does this apply to us in current times?. Diakses tanggal 2025-11-02 – via YouTube.
  7. ↑ assimalhakeem (2020-11-25). Who do we give pledge of allegiance to (Bayah, Bait) if we live in a non Muslim country Assimalhakee. Diakses tanggal 2025-11-02 – via YouTube.
  8. ↑ Esposito, John L., ed. (2003). "Wakil". The Oxford Dictionary of Islam. Oxford University Press.
  9. ↑ Abdullah, Thabit A. J. (28 Februari 2025). "Runaway Slaves in Ottoman Aleppo, 1549–1618". Slavery & Abolition. doi:10.1080/0144039X.2025.2467421.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan lanjutan

Templat:Mughal-stub Templat:Ottoman-stub

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan