
Unit imajiner atau bilangan imajiner unit (
i
{\displaystyle i}
) adalah solusi untuk persamaan kuadrat
x
{\displaystyle x}
2
+
1
=
0
{\displaystyle +1=0}
. Meskipun tidak ada bilangan riil dengan sifat ini,
i
{\displaystyle i}
dapat digunakan untuk memperluas bilangan riil menjadi bilangan kompleks, bilangan yang menggunakan operasi penambahan dan perkalian; contoh sederhananya adalah
2
+
3
i
{\displaystyle 2+3i}
.
Bilangan imajiner adalah konsep matematika yang penting, sebab bilangan ini memperluas sistem bilangan riil
R
{\displaystyle \mathbb {R} }
ke sistem bilangan kompleks
C
{\displaystyle \mathbb {C} }
, dan pada sistem bilangan tersebut setidaknya terdapat satu buah akar fungsi untuk setiap polinomial
P
(
x
)
{\displaystyle P(x)}
yang tak konstan. Istilah "imajiner" digunakan karena tidak ada bilangan riil yang memiliki kuadrat negatif.
Terdapat dua buah akar kuadrat kompleks dari −1, yaitu
i
{\displaystyle i}
dan
−
i
{\displaystyle -i}
, sama seperti terdapat dua buah akar kuadrat kompleks dari setiap bilangan riil selain nol, yang memiliki satu buah akar kuadrat berganda.
Bilangan kompleks
j
{\displaystyle j}
yang juga terkadang digunakan untuk menggantikan
i
{\displaystyle i}
, sebab
i
{\displaystyle i}
dapat bermakna ambigu. Sebagai contoh, dalam ilmu teknik listrik dan teknik kendali, unit imajiner biasanya dilambangkan dengan
j
{\displaystyle j}
alih-alih
i
{\displaystyle i}
, karena
i
{\displaystyle i}
biasanya digunakan untuk menyatakan arus listrik.[1]
Definisi
| Nilai siklus perpangkatan dari i : |
|---|
|
.
.
.
{\displaystyle ...}
menandakan pola berulang) |
|
i
−
3
=
i
{\displaystyle i^{-3}=i}
|
|
i
−
2
=
−
1
{\displaystyle i^{-2}=-1}
|
|
i
−
1
=
−
i
{\displaystyle i^{-1}=-i}
|
|
i
0
=
1
{\displaystyle i^{0}=1}
|
|
i
1
=
i
{\displaystyle i^{1}=i}
|
|
i
2
=
−
1
{\displaystyle i^{2}=-1}
|
|
i
3
=
−
i
{\displaystyle i^{3}=-i}
|
|
i
4
=
1
{\displaystyle i^{4}=1}
|
|
i
5
=
i
{\displaystyle i^{5}=i}
|
|
i
6
=
−
1
{\displaystyle i^{6}=-1}
|
|
.
.
.
{\displaystyle ...}
menandakan pola berulang) |
Bilangan imajiner
i
{\displaystyle i}
didefinisikan hanya dengan menggunakan sifat bahwa akar kuadratnya adalah
−
1
{\displaystyle -1}
:
i
2
=
−
1.
{\displaystyle i^{2}=-1.}
Oleh karena itu,
i
{\displaystyle i}
dan
−
i
{\displaystyle -i}
sama-sama merupakan akar kuadrat dari
−
1
{\displaystyle -1}
.
Operasi bilangan real dapat diperluas ke bilangan imajiner dan bilangan kompleks, dengan memperlakukan
i
{\displaystyle i}
sebagai kuantitas yang tidak diketahui saat memanipulasi ekspresi (dan menggunakan definisi untuk menggantikan
i
2
{\displaystyle i^{2}}
dengan −1). Perpangkatan dari
i
{\displaystyle i}
yang lebih tinggi dapat digantikan dengan
−
i
{\displaystyle -i}
,
1
{\displaystyle 1}
,
i
{\displaystyle i}
, atau
−
1
{\displaystyle -1}
:
i
3
=
i
2
i
=
(
−
1
)
i
=
−
i
i
4
=
i
3
i
=
(
−
i
)
i
=
−
(
i
2
)
=
−
(
−
1
)
=
1
i
5
=
i
4
i
=
(
1
)
i
=
i
.
{\displaystyle {\begin{aligned}i^{3}&=i^{2}i=(-1)i=-i\\i^{4}&=i^{3}i=(-i)i=-(i^{2})=-(-1)=1\\i^{5}&=i^{4}i=(1)i=i.\end{aligned}}}
Hal ini dapat diperlakukan cara yang serupa untuk sebarang bilangan real tak nol:
i
0
=
i
1
−
1
=
i
1
i
−
1
=
i
1
1
i
=
i
1
i
=
i
i
=
1.
{\displaystyle i^{0}=i^{1-1}=i^{1}i^{-1}=i^{1}{\frac {1}{i}}=i{\frac {1}{i}}={\frac {i}{i}}=1.}
Sebagai bilangan kompleks,
i
{\displaystyle i}
dapat dinyatakan dalam sistem koordinat Cartesius berdimensi dua sebagai
0
+
1
i
{\displaystyle 0+1i}
, yang terdiri dari nol buah komponen real dan satu buah komponen imajiner. Dalam bentuk polar,
i
{\displaystyle i}
dapat dinyatakan sebagai
1
×
e
i
π
/
2
{\displaystyle 1\times e^{i\pi /2}}
(atau cukup tulis
e
i
π
/
2
{\displaystyle e^{i\pi /2}}
), dengan nilai mutlak dari 1 dan argumen dari
π
/
2
{\displaystyle \pi /2}
radian (dan juga ditambahkan dengan sebarang kelipatan dari
2
π
{\displaystyle 2\pi }
). Dalam bilangan kompleks, atau disebut bidang Argand, yang merupakan pandangan bidang Cartesius yang khusus,
i
{\displaystyle i}
adalah titik yang terletak dengan jarak 1 satuan dari titik asal di sepanjang sumbu imajiner.
Sifat
Akar kuadrat dan akar kubik
Sama seperti semua bilangan kompleks tak nol,
i
{\displaystyle i}
mempunyai dua buah akar kuadrat, yaitu [a]
±
(
2
2
+
2
2
i
)
=
±
2
2
(
1
+
i
)
.
{\displaystyle \pm \left({\frac {\sqrt {2}}{2}}+{\frac {\sqrt {2}}{2}}i\right)=\pm {\frac {\sqrt {2}}{2}}(1+i).}
Dengan menguadratkan kedua ekspresi tersebut, akan menghasilkan:
(
±
2
2
(
1
+
i
)
)
2
=
(
±
2
2
)
2
(
1
+
i
)
2
=
1
2
(
1
+
2
i
+
i
2
)
=
1
2
(
1
+
2
i
−
1
)
=
i
.
{\displaystyle {\begin{aligned}\left(\pm {\frac {\sqrt {2}}{2}}(1+i)\right)^{2}\ &=\left(\pm {\frac {\sqrt {2}}{2}}\right)^{2}(1+i)^{2}\ \\&={\frac {1}{2}}(1+2i+i^{2})\\&={\frac {1}{2}}(1+2i-1)\ \\&=i.\end{aligned}}}
Dengan mengakarkuadratkan kedua ruas, akan didapatkan
i
=
2
2
(
1
+
i
)
.
{\displaystyle {\sqrt {i}}={\frac {\sqrt {2}}{2}}(1+i).}
Tiga buah akar kubik dari
i
{\displaystyle i}
adalah:[3]
(
−
i
,
3
2
+
i
2
,
−
3
2
+
i
2
)
.
{\displaystyle \left(-i,{\frac {\sqrt {3}}{2}}+{\frac {i}{2}},-{\frac {\sqrt {3}}{2}}+{\frac {i}{2}}\right).}
Sama seperti semua akar dari 1, semua akar dari
i
{\displaystyle i}
adalah titik sudut poligon beraturan yang terletak di dalam lingkaran satuan di bidang kompleks.
Catatan
- ↑ Cara mencari akar kuadrat dari
i
{\displaystyle i}
adalah dengan menyelesaikan persamaan ( x + i y ) 2 = i {\textstyle (x+iy)^{2}=i}
dengan x dan y adalah parameter real yang akan dicari; persamaan tersebut sama saja dengan menulis x 2 + 2 i x y − y 2 = i . {\displaystyle x^{2}+2ixy-y^{2}=i.}
Karena bagian riil dan imajiner selalu terpisah, maka suku-suku di persamaan dapat disusun menjadi x 2 − y 2 + 2 i x y = 0 + i . {\displaystyle x^{2}-y^{2}+2ixy=0+i.}
Dengan menyamakan koefisien dan memisahkan bagian riil dan imajiner, maka didapatkan sistem dari dua persamaan: x 2 − y 2 = 0 2 x y = 1. {\displaystyle {\begin{aligned}x^{2}-y^{2}&=0\\[3mu]2xy&=1.\end{aligned}}}
Dengan mensubstitusi y = 1 2 x − 1 {\displaystyle y={\tfrac {1}{2}}x^{-1}}
ke persamaan pertama, maka didapatkan x 2 − 1 4 x − 2 = 0 ⟹ 4 x 4 = 1. {\displaystyle x^{2}-{\tfrac {1}{4}}x^{-2}=0\implies 4x^{4}=1.}
Karena x {\displaystyle x}
bilangan riil, maka persamaan ini mempunyai dua buah solusi riil untuk x {\displaystyle x}
. yaitu x = 1 2 {\displaystyle x={\tfrac {1}{\sqrt {2}}}}
dan x = − 1 2 {\displaystyle x=-{\tfrac {1}{\sqrt {2}}}}
. Dengan mensubstitusikan hasil tersebut ke persamaan 2 x y = 1 {\displaystyle 2xy=1}
, maka didapatkan hasil yang sama untuk y {\displaystyle y}
. Dengan demikian, akar kuadrat dari i {\displaystyle i}
adalah 1 2 + 1 2 i {\displaystyle {\tfrac {1}{\sqrt {2}}}+{\tfrac {1}{\sqrt {2}}}i}
dan − 1 2 − 1 2 i {\displaystyle -{\tfrac {1}{\sqrt {2}}}-{\tfrac {1}{\sqrt {2}}}i}
.[2]
Rujukan
- ↑ Boas, Mary L. (2006). Mathematical Methods in the Physical Sciences (Edisi 3). New York [u.a.]: Wiley. hlm. 49. ISBN 0-471-19826-9.
- ↑ "What is the square root of
i
{\displaystyle i}
?". University of Toronto Mathematics Network. Diakses tanggal 26 Maret 2007.
- ↑ Zill, Dennis G.; Shanahan, Patrick D. (2003). A first course in complex analysis with applications. Boston: Jones and Bartlett. hlm. 24–25. ISBN 0-7637-1437-2. OCLC 50495529.