Selasa, 13 Oktober 2026
14:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Ular picung

Ular picung

Spesies ular

Bagikan:
Ular picung
250px-Rhabdop_submin_080217-4693_ipb.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Colubridae
Genus: Rhabdophis
Spesies:
R. subminiatus
Nama binomial
Rhabdophis subminiatus
(Schlegel, 1837)
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Sinonim
  • Natrix subminiata
  • Rhabdophis subminiata

Ular picung (Rhabdophis subminiatus) adalah spesies ular rumput yang terdapat di Asia bagian selatan dan tenggara. Dinamakan "ular picung" karena bagian leher belakangnya yang berwarna kemerahan menyerupai buah picung. Nama umumnya dalam bahasa Inggris adalah Red-necked Keelback.[2]

Morfologi

Panjang tubuh ular picung mencapai 1.3 meter. Kepala berwarna kehijauan atau hijau zaitun. Leher atasnya berwarna kemerahan. Tubuh bagian atas berwarna kecokelatan atau cokelat zaitun dan dihiasi pola menyerupai papan catur di bagian atas punggungnya. Bagian bawah tubuh berwarna kekuningan.

Penyebaran

India, Bangladesh, Nepal, Tiongkok (Yunnan, Guangxi, Guangdong, Fujian, Hong Kong, Hainan), Myanmar, Laos, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Indonesia (Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi).[2]

Ekologi dan Perilaku

Ular picung menghuni daerah dataran rendah hingga ketinggian 1800 meter DPL. Sebagaimana umumnya jenis-jenis Natricinae, ular ini hidup dan berkelana di tempat-tempat lembap atau sekitar sumber air seperti sungai, rawa-rawa, dan kolam. Ular ini juga sering ditmukan di persawahan atau perkebunan. Makanan utamanya adalah kodok dan ikan. Beberapa referensi menyebutkan bahwa ular ini juga mampu memangsa beberapa jenis kodok beracun dan memiliki kekebalan terhadap racunnya.[3]

Ular picung adalah salah satu jenis ular Natricidae yang memiliki bisa mematikan. Walau begitu, ular ini jarang menggigit.[3]

Ular picung berkembangbiak dengan bertelur (ovipar). Jumlah telur yang dihasilkan sebanyak 5 sampai 17 butir dan akan menetas setelah diinkubasi selama 8 sampai 10 pekan. Anak ular yang baru menetas berukuran panjang antara 13 sampai 19 cm (0.13 - 0.19 meter).[3]

Galeri

  • Ular picung, spesimen dari Darmaga, Bogor
    Ular picung, spesimen dari Darmaga, Bogor
  • Pola warna menyerupai papan catur
    Pola warna menyerupai papan catur
  • Sisik-sisik punggung berlunas, kecuali bagian deret terbawah
    Sisik-sisik punggung berlunas, kecuali bagian deret terbawah
  • Leher atas berwarna kemerahan
    Leher atas berwarna kemerahan
  • 330px-Red-necked_Keelback_%28Rhabdophis_helleri%29_%E7%B4%85%E8%84%96%E6%B8%B8%E8%9B%875.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • Ular picung di atas daun tanaman basah
    Ular picung di atas daun tanaman basah
  • Ular picung, spesimen dari Kaeng Krachan National Park, Thailand
    Ular picung, spesimen dari Kaeng Krachan National Park, Thailand
  • 330px-Rhabdophis_siamensis%2C_Red-necked_keelback_-_Kaeng_Krachan_National_Park_%2818905589102%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 250px-Rhabdophis_subminiatus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Daftar pustaka

  • Boulenger GA (1893). Catalogue of the Snakes in the British Museum (Natural History). Voume I., Containing the Families ... Colubridæ Aglyphæ, part. London: Trustees of the British Museum (Natural History). (Taylor and Francis, printers). xiii + 448 pp. + Plates I-XXVIII. (Tropidonotus subminiatus, pp. 256–257).
  • Bulian J (1999). "Über die Schlangenfauna eines Gartens in Südthailand ". Elaphe 7 (4): 61-67. (in German).
  • Das I (2002). A Photographic Guide to Snakes and other Reptiles of India. Sanibel Island, Florida: Ralph Curtis Books, 144 pp. ISBN0-88359-056-5. (Rhabdophis subminiatus, p. 44).
  • Schlegel H (1837). Essai sur la physionomie des serpens. Partie Générale. xxviii + 251 pp. + Partie Descriptive. 606 + xvi pp. Amsterdam: M.H. Schonekat. (Tropidonotus subminiatus, new species, pp. 313–314 in Partie Descriptive). (in French).
  • Schmidt KP (1925). "New Reptiles and a New Salamander from China". American Museum Novitates (157): 1-5. (Natrix helleri, new species, p. 3).
  • Smith MA (1943). The Fauna of British India, Ceylon and Burma, Including the Whole of the Indo-Chinese Sub-region. Reptilia and Amphibia. Vol. III.—Serpentes. London: Secretary of State for India. (Taylor and Francis, printers). xii + 583 pp. (Natrix subminiata, pp. 302–303).
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Rhabdophis subminiatus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan