Rabu, 30 September 2026
23:52 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Ueda Akinari

Ueda Akinari

dokter asal Jepang

Bagikan:
Dalam artikel ini, nama keluarganya adalah Ueda.
250px-Ueda_Akinari.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret dari Ueda Akinari karya Koga Bunrei

Ueda Akinari atau Ueda Shūsei (上田 秋成, 25 Juli 1734 – 8 September 1809) adalah seorang penulis Jepang, sarjana dan penyair waka, dan tokoh sastra terkemuka di Jepang abad ke-18.[1] Dia adalah seorang penulis awal dalam genre yomihon dan dua mahakaryanya, Ugetsu Monogatari ("Kisah Hujan dan Bulan") dan Harusame Monogatari ("Kisah Hujan Musim Semi"), merupakan inti dari kanon sastra Jepang.[2]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Keene, Donald. 1976. World within Walls: Japanese Literature of the Pre-Modern Era, 1600–1867. Holt, Rinehart, and Winston.
  2. ↑ Hamada, Kengi. "About the Author". In Tales of Moonlight and Rain. New York: Columbia University Press.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan