Sabtu, 26 September 2026
03:28 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia

Transteisme

Transtheisme mengacu kepada sistem pemikiran atau filsafat agama yang bukan teistik, juga bukan ateis, tetapi di luar keduanya. Istilah ini diciptakan oleh salah satu di antara kedua orang ini, filsuf Paul Tillich atau ahli Indologi Heinrich Zimmer.[1]

Istilah ini baru-baru ini juga diterapkan pada Buddhisme,[2] Advaita Vedanta,[3] dan gerakan Bhakti.[4]

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ In published writings, the term appears in 1952 for Tillich and in 1953 for Zimmer. Since the two men were personally acquainted, it is difficult to say which of them coined the term. Note that the term transtheism is avoided by both.
  2. ↑ Antonio Rigopoulos, The Life and Teachings of Sai Baba of Shirdi (1993), p. 372; J. L. (Ed) Houlden, Jesus: The Complete Guide (2005), p. 390
  3. ↑ Steven T. Katz, Mysticism and Sacred Scripture, Oxford University Press (2000), p. 177 ; Pulasth Soobah. Roodurmun, Kanshi Ram, Bhāmatī and Vivaraṇa Schools of Advaita Vedānta, Motilal Banarsidass (2002), p. 172
  4. ↑ Werner Karel, Love Divine: Studies in Bhakti and Devotional Mysticism (1993), p. 153

Referensi

  • Ruth Reyna, Dictionary of Oriental Philosophy, Munshiram Manoharlal (1984).
  • Heinrich Robert Zimmer, Philosophies of India, ed. Joseph Campbell (1953).

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan