Sabtu, 24 Oktober 2026
20:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Toyota Industries

perusahaan asal Jepang

Bagikan:
Toyota Industries Corporation
250px-Toyota_Industries_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama asli
株式会社豊田自動織機
Nama latin
Kabushiki gaisha Toyota Jidō Shokki
JenisPublik KK Konglomerat
TYO: 6201
Templat:NAG
IndustriKomponen Kendaraan
Didirikan1926 Sunting ini di Wikidata
PendiriSakichi Toyoda
Kantor pusat
Tokoh kunci
Tetsurō Toyoda (direktur representatif dan chairman)
Akira Ōnishi (direktur representatif dan presiden)
Kazue Sasaki (direktur representatif, wakil presiden, serta kepala teknologi dan pengembangan)
Takuo Sasaki (direktur representatif, wakil presiden, serta kepala audit perusahaan, strategi, dan hukum)
ProdukPermesinan tekstil, mobil, peralatan penanganan bahan, peralatan elektronik, dsb.
PendapatanKenaikan ¥2,214,946 juta (hingga 31 Maret 2019)
Penurunan ¥134,684 juta (hingga 31 Maret 2019)
Penurunan ¥159,778 juta (hingga 31 Maret 2019)
Total asetKenaikan ¥5,261,174 (hingga 31 Maret 2019)
Jumlah karyawan
64.641 (hingga 31 Maret 2019)
IndukToyota Group

Toyota Industries Corporation (株式会社豊田自動織機, Kabushiki gaisha Toyota Jidō Shokki) adalah sebuah produsen mesin asal Jepang. Produk pertama dari perusahaan ini adalah alat tenun otomatis, dan merupakan perusahaan di mana Toyota Motor Corporation dikembangkan. Perusahaan ini merupakan produsen forklift dengan pendapatan terbesar di dunia.[1]

Sejarah

1920-an

Perusahaan ini didirikan pada tanggal 18 November 1926 dengan nama Toyoda Automatic Loom Works, Ltd. oleh Sakichi Toyoda, pencipta serangkaian alat tenun manual dan alat tenun bermesin. Alat tenun ciptaannya yang paling mengesankan adalah Alat Tenun Otomatis Toyoda Tipe G, buatan tahun 1924, yang merupakan sebuah alat tenun otomatis berkecepatan tinggi yang dapat mengganti teropong tanpa berhenti dan dilengkapi dengan lusinan inovasi lainnya. Pada saat itu, alat tenun tersebut merupakan alat tenun tercanggih di dunia, karena dapat meningkatkan kualitas secara signifikan dan meningkatkan produktivitas hingga dua puluh kali lipat.[2] Pada tahun 2007, mesin tersebut didaftarkan sebagai benda No. 16 di Mechanical Engineering Heritage Jepang sebagai "sebuah pencapaian penting yang mempercanggih industri tekstil global dan meletakkan pondasi untuk pengembangan Toyota Group."[2]

1930-an

Pada tahun 1933, perusahaan ini mendirikan departemen mobil, dan dipimpin oleh Kiichiro Toyoda, anak sulung Sakichi Toyoda. Departemen tersebut kemudian dipisah dengan nama Toyota Motor Co., Ltd. pada tahun 1937 dan kini dikenal dengan nama Toyota Motor Corporation. Toyota Industries merupakan salah satu dari tiga belas perusahaan inti di Toyota Group. Perusahaan inipun memiliki 8,48% saham Toyota Motor. Sebagai upaya untuk mencegah merger dan akuisisi paksa, Toyota Motor saat ini juga memegang 24,92% saham Toyota Industries.[3]

1940-an

Pada tahun 1940, departemen produksi baja dari Toyota dipisah untuk membentuk Toyota Steel Works Ltd. Namanya saat ini adalah Aichi Steel Corporation. Pada tahun 1944, pabrik Toyota di Obu mulai beroperasi memproduksi cetakan. Lima tahun kemudian, Toyota resmi melantai di Bursa Saham Tokyo, Osaka, dan Nagoya.[3]

1950-an

Pada tahun 1952, Toyota mulai memproduksi press die untuk mobil. Setahun kemudian, pabrik di Kyowa mulai merakit mobil dan memproduksi mesin. Pada tahun 1956, Toyota memperkenalkan forklift pertamanya, yakni Model LA seberat 1 ton. Pada tahun 1957, Toyota mulai memproduksi mesin diesel tipe D. Pada tahun yang sama, traktor penarik Model LAT seberat 85 ton resmi diperkenalkan. Pada tahun 1959, Toyota mulai memproduksi mesin bensin tipe P.[3]

1960s

Pada tahun 1960, pabrik di Kyowa diubah menjadi hanya memproduksi forklift. Pada tahun yang sama, Toyota juga mulai memproduksi pemuat dan tiga kompresor tipe poros engkol silinder. Laboratorium Pengembangan dan Pusat Riset Toyota juga dibentuk dengan dana dari sepuluh anggota Toyota Group. Pada tahun 1964, Toyota diakui oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Internasional Jepang sebagai salah satu perusahaan asal Jepang pertama yang mengekspor produknya ke luar Jepang. Toyota juga memperkenalkan sistem pemintalan berkelanjutan otomatis baru buatannya. Pada tahun 1967, produksi mobil pickup Toyota Publica dimulai di pabrik di Nagakusa. Toyota juga berhasil memproduksi 1.000 kendaraan dalam satu bulan.[3]

1970-an

Pada tahun 1971, produksi Corolla dimulai. Toyota juga berhasil memproduksi unit kendaraan ke-100.000. Pada tahun 1973, Toyota berhasil berhasil memproduksi 3.000 kendaraan dalam satu bulan. Setahun kemudian, Toyota mulai memproduksi kompresor pendingin udara mobil.[3]

1980-an

Pada tahun 1980, produksi JA air dimulai. Pada tahun 1984, divisi mesin resmi dipisah dari divisi kendaraan Toyota. Pada tahun 1986, Toyota mendapat penghargaan Deming Application berkat implementasi kendali mutunya. Pada tahun 1988, Toyota Industrial Equipment resmi dibentuk di Indiana, Amerika Serikat.[3]

1990-an

Pada tahun 1991, Toyota berhasil memproduksi unit kendaraan ke-5.000.000. Setahun kemudian, Toyota membentuk Komite Lingkungan.[3]

Bisnis saat ini

250px-Port_of_Akashi%2C%E6%98%8E%E7%9F%B3%E6%B8%AF_%E6%98%8E%E7%9F%B3%E5%B8%82%E5%B2%AC%E7%94%BA_%E6%98%8E%E7%9F%B3%E7%99%BA%E5%8B%95%E6%A9%9F%E5%B7%A5%E4%BD%9C%E6%89%80_%E8%A1%A8%E8%A5%BF%E9%88%91%E9%87%91%E5%A1%97%E8%A3%85_DSCF2075.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Forklift

Toyota Industries aktif di lima area bisnis, yakni otomotif, penanganan bahan, elektronik, logistik, dan permesinan tekstil.

Forklift buatan Toyota Industries memakai logo yang sama dengan mobil buatan Toyota Motor Corporation, dan diproduksi di pabrik Toyota Industrial Equipment Manufacturing (TIEM) di Columbus, Indiana untuk dijual di Amerika Serikat.

Toyota Industries juga mendapat kontrak dari Toyota Motor Corporation untuk memproduksi Toyota Vitz/Yaris dan Toyota RAV4. Perusahaan ini juga memproduksi mesin otomotif untuk digunakan di mobil bermerek Toyota, seperti Avensis, Corolla, Crown, dan Land Cruiser.

Pada tahun 2000, Toyota Industries mengakuisisi produsen forklift asal Swedia, BT Industries,[4] serta anak usahanya, yakni The Raymond Corporation di Amerika Serikat[5] dan CESAB di Italia.[6] Setelah digabung dengan divisi penanganan bahan dari Toyota Industries, terbentuklah produsen forklift terbesar di dunia, yakni Toyota Material Handling Corporation.

Pada bulan Oktober 2012, Toyota Industries mengakuisisi Cascade Corp., produsen aksesoris untuk forklift, dengan harga $728 juta.[7]

Pada tahun 2017, Toyota Industries resmi mengakuisisi Vanderlande Corp., sebuah produsen penanganan bahan otomatis, serta mengakuisisi Bastian Solutions asal Amerika Utara.

Alat tenun

Pada tahun 2020, Toyota Industries memproduksi dua alat tenun canggih, yakni JAT810 (alat tenun jet udara) dan LWT810 (alat tenun jet air). Kedua alat tenun tersebut dioperasikan tanpa teropong. Alat tenun jet air melempar benang pakan melalui lungsin menggunakan air, sehingga hanya dapat digunakan dengan serat sintetis. Sementara alat tenun jet udara menggunakan udara untuk melempar pakan, sehingga dapat digunakan dengan serat apapun.

Saham

Saham perusahaan ini diperdagangkan di Bursa Saham Tokyo dengan simbol 6201.T.

Referensi

  1. ↑ "Toyota Motor Affiliate to Buy Cascade for $759 Million". Bloomberg. 23 Oktober 2012. Diakses tanggal 23 Februari 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Non-Stop Shuttle Change Toyoda Automatic Loom, Type G" (dalam bahasa Jepang). The Japan Society of Mechanical Engineers. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-09-16. Diakses tanggal 2021-05-31.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 "History 1990". Japan: Toyota Industries Corporation. Diakses tanggal 2020-10-03.
  4. ↑ "BT – we manufacture and supply counterbalance trucks, warehouse trucks and lifters". BT Industries. 2007-12-28. Diarsipkan dari versi asli pada 2007-12-28. Diakses tanggal 2013-04-03.
  5. ↑ "Forklifts and Lift Trucks | Warehouse Management and Material Handling Solutions". Raymondcorp.com. Diakses tanggal 2013-04-03.
  6. ↑ "Welcome to CESAB Material Handling Europe". CESAB. Diakses tanggal 2013-04-03.
  7. ↑ "Toyota Industries to buy Cascade for $728 mln". Reuters. 22 Oktober 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal 2021-05-31.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan