Analisis cuaca permukaan Topan Vera saat mendekati intensitas puncak pada tanggal 23 September. | |
| Sejarah meteorologi | |
|---|---|
| Terbentuk | 20 September, 1959 |
| Menghilang | 29 September 1959 (1959-09-29) |
| Topan dahsyat | |
| 10-minute sustained (JMA) | |
| Tekanan terendah | 895 hPa (mbar); 26,43 inHg |
| Topan super setara Kategori 5 | |
| 1-minute sustained (SSHWS/JTWC) | |
| Angin tertinggi | 165 |
| Tekanan terendah | 895 hPa (mbar); 26,43 inHg |
| Efek keseluruhan | |
| Korban jiwa | 5,098 |
| Kerusakan | $261 Juta+ (USD 1959) |
| Daerah yang terkena dampak | Jepang |
| IBTrACS | |
| Bagian dari Musim topan Pasifik 1959 | |
Topan Vera, yang juga dikenal sebagai Topan Isewan (伊勢湾台風, Ise-wan Taifū), adalah siklon tropis dengan intensitas luar biasa yang menghantam Jepang pada bulan September 1959. Topan ini tercatat sebagai topan terkuat dan paling mematikan yang pernah melanda daratan Jepang, serta satu-satunya topan yang mencapai daratan dengan kekuatan setara badai Kategori 5. Intensitas badai ini mengakibatkan kerusakan yang sangat parah dan meluas hingga taraf yang belum pernah terjadi sebelumnya, sekaligus menjadi pukulan berat bagi perekonomian Jepang yang saat itu masih dalam tahap pemulihan pasca-Perang Dunia II. Pasca-topan Vera, sistem penanggulangan bencana dan bantuan di Jepang mengalami perombakan besar-besaran, dan dampak yang ditimbulkan oleh topan ini menjadi tolok ukur bagi penanganan badai-badai berikutnya yang melanda negara tersebut.
Vera terbentuk pada tanggal 20 September di antara Guam dan Negara Bagian Chuuk, dan awalnya bergerak ke arah barat sebelum beralih ke arah yang lebih condong ke utara, serta mencapai kekuatan badai tropis pada hari berikutnya. Pada tahap ini, Vera kembali bergerak ke arah barat dan mulai menguat dengan cepat, hingga mencapai intensitas puncaknya pada tanggal 23 September dengan kecepatan angin maksimum yang setara dengan badai Kategori 5 modern. Dengan kekuatan yang relatif stabil, Vera berbelok dan bergerak lebih cepat ke arah utara, lalu menghantam daratan pada tanggal 26 September di dekat Shionomisaki, Pulau Honshu. Pola angin atmosfer menyebabkan topan tersebut sempat bergerak keluar menuju Laut Jepang sebelum berbelok kembali ke arah timur dan menghantam daratan Honshu untuk kedua kalinya. Pergerakan di atas daratan melemahkan kekuatan Vera secara signifikan, dan setelah kembali ke Samudra Pasifik Utara pada hari yang sama, Vera berubah menjadi siklon ekstratropis pada tanggal 27 September; sisa-sisa sistem badai ini terus bertahan selama dua hari berikutnya.

Badai tropikal (39–73 mph, 63–118 km/h)
Kategori 1 (74–95 mph, 119–153 km/h)
Kategori 2 (96–110 mph, 154–177 km/h)
Kategori 3 (111–129 mph, 178–208 km/h)
Kategori 4 (130–156 mph, 209–251 km/h)
Kategori 5 (≥157 mph, ≥252 km/h)
Tidak diketahui
Referensi
- ↑ 1959 伊勢湾台風 - 災害教訓の継承に関する専門調査会報告書