Selasa, 06 Oktober 2026
08:11 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan
Tokoh kodian

Tokoh kodian

stereotipe sastra atau sosial yang digunakan untuk membuat tokoh atau menentukan perannya dalam sebuah cerita

Bagikan:
Stereotipe sastra atau sosial yang digunakan untuk membuat tokoh atau menentukan perannya dalam sebuah ceritaTemplat:SHORTDESC:Stereotipe sastra atau sosial yang digunakan untuk membuat tokoh atau menentukan perannya dalam sebuah cerita
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Tokoh kodian" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Januari 2014)
Globe icon.
Konten dan perspektif penulisan artikel ini tidak menggambarkan wawasan global pada subjeknya. Silakan bantu mengembangkan atau bicarakan artikel ini di halaman pembicaraannya, atau buat artikel baru, bila perlu. (Desember 2011) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-Brewtnall_-_Sleeping_Beauty.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tokoh kodian berperan penting dalam fiksi, termasuk dalam dongeng yang menggunakan tokoh kodian seperti perempuan dalam bahaya dan pangeran menawan (gambar itu adalah Putri Tidur).

Tokoh kodian atau arketipe karakter (bahasa Inggris:stock character) adalah tokoh cerkan dalam sebuah karya seni seperti novel, drama, atau film yang dikenali penonton dari pengulangan yang kerap terjadi dalam tradisi sastra tertentu. Terdapat berbagai jenis tokoh kodian yang meliputi pria dan wanita dari berbagai usia, golongan sosial, dan perilaku. Mereka adalah tokoh khas yang dibedakan menurut penyederhanaan dan kepipihannya. Akibatnya, mereka cenderung menjadi sasaran empuk parodi dan dikritik sebagai klise. Kehadiran serangkaian tokoh kodian tertentu merupakan komponen utama dari banyak genre dan sering kali membantu mengenal genre atau subgenre. Contohnya, sebuah cerita dengan seorang kesatria-berkelana dan penyihir mungkin adalah dongeng atau fantasi.

Terdapat beberapa tujuan menggunakan tokoh kodian. Tokoh kodian adalah jalan pintas yang menghemat waktu dan tenaga bagi pencipta cerita karena pengarang dapat mengisi kisahnya dengan jenis tokoh terkenal yang ada. Manfaat lain adalah tokoh kodian membantu menggerakkan cerita dengan lebih tepat guna sehingga memungkinkan penonton untuk memahami tokoh dan motivasinya.[1][2]

Hukum hak cipta

Di Amerika Serikat, pengadilan telah menetapkan bahwa perlindungan hak cipta tidak dapat diperluas kepada ciri-ciri tokoh kodian dalam sebuah cerita, baik itu buku, drama, maupun film.[3]

Lihat pula

Rujukan

  1. ↑ Chris Baldick (2008). "stock character". The Oxford Dictionary of Literary Terms. Oxford University Press. hlm. 317. ISBN 9780199208272. Diakses tanggal 22 Januari 2014.
  2. ↑ Kamesha Jackson (2010). "stock character". Dalam Ronald L. Jackson II (ed.). Encyclopedia of Identity. Sage Publications. Diakses tanggal 22 Januari 2014.
  3. ↑ Nichols v. Universal Pictures Corp., 45 F.2d 119 (2d Cir. 1930).

Templat:Tokoh kodian Templat:Narasi Templat:Apropriasi dalam seni

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan