Sabtu, 17 Oktober 2026
16:25 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Toko lungsur

Toko lungsur

Bagikan:
250px-Thrift_store_goodies.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rak di toko lungsur di Indianapolis, Indiana
250px--2019-11-15_The_%CE%84each%CE%84_charity_shop%2C_Station_road%2C_Sheringham.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Toko lungsur di Sheringham, Inggris

Toko lungsur (Thrift shop) atau toko amal (Charity shop) tempat usaha eceran yang dijalankan oleh organisasi amal untuk mengumpulkan dana. Toko amal adalah jenis perusahaan sosial. Mereka terutama menjual barang-barang bekas seperti pakaian, buku, album musik, sepatu, mainan, dan perabotan yang disumbangkan oleh masyarakat, dan sering kali dikelola oleh sukarelawan. Karena barang yang dijual diperoleh secara cuma-cuma dan biaya bisnisnya rendah, barang tersebut dapat dijual dengan harga bersaing. Setelah biaya dibayarkan, semua pendapatan tersisa dari penjualan digunakan sesuai dengan tujuan amal organisasi yang dinyatakan. Biaya meliputi pembelian dan/atau penyusutan perlengkapan (rak pakaian, rak buku, meja, dll.), biaya operasional (pemeliharaan, biaya layanan kota, listrik, pemanas, telepon, iklan terbatas) dan sewa gedung atau hipotek. Kegiatan memburu dan membeli barang lungsuran disebut berlungsur (thrifting)

Penjualan barang baru

Beberapa toko amal, seperti PDSA, juga menjual berbagai barang baru yang mungkin bermerek amal, atau memiliki hubungan dengan tujuan yang didukung amal tersebut. Toko Oxfam, misalnya, menjual makanan dan kerajinan perdagangan yang adil. Toko amal mungkin menerima stok berlebih atau barang usang dari bisnis lokal yang mencari laba; bisnis yang mencari laba mendapat keuntungan dengan melakukan penghapusan pajak dan membersihkan barang-barang yang tidak diinginkan dari toko mereka alih-alih membuang barang-barang tersebut, yang mana mahal.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan