Selasa, 27 Oktober 2026
22:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Togoland Prancis

Togoland Prancis

Wilayah Eks Prancis

Bagikan:
Togoland Prancis
Togo français
1916–1960
Bendera Togoland Prancis
Bendera
Lagu kebangsaan: La Marseillaise  • Salut à toi, pays de nos aïeux
Letak Togoland Prancis di Afrika Barat.
Letak Togoland Prancis di Afrika Barat.
StatusMandat Liga Bangsa-Bangsa
Ibu kotaLomé
Bahasa umumBahasa Prancis (resmi), Bahasa Ewe, Bahasa Kabye, Bahasa Kotokoli dll
Era SejarahAbad ke-20
27 Agustus 1914
• Pembagian Togoland
27 Desember 1916
20 Juli 1922
• Otonomi
1955
• Kemerdekaan
27 April 1960
Didahului olehDigantikan oleh
Togoland
Togo

Togoland Prancis (bahasa Prancis: Togo français) adalah Mandat Liga Bangsa-Bangsa dan Wilayah Kepercayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berada di bawah kendali Prancis dari tahun 1916 hingga 1960. Wilayah yang terletak di Afrika Barat Prancis ini memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1960 sebagai Republik Togo.

Sejarah

Setelah meletusnya Perang Dunia I, protektorat Kekaisaran Jerman di Togoland diserbu oleh pasukan Prancis dan Britania pada 26 Agustus 1914. Walaupun sempat berusaha melawan, koloni tersebut pada akhirnya menyerah tanpa syarat dan sebagai gantinya hak milik pribadi dan kepentingan-kepentingan komersial akan dijamin.[1] Togoland lalu dibagi menjadi zona administratif Prancis dan Britania pada tahun 1916, dan sesudah berakhirnya perang wilayah ini menjadi Mandat Liga Bangsa-Bangsa Prancis dan Britania.

Kaum nasionalis Jerman di Republik Weimar menentang pengambilalihan koloni Togoland oleh Prancis dan melakukan interpelasi pada tahun 1920 dan berpendapat bahwa hal tersebut melanggar Pasal 22 Traktat Versailles. Prancis sendiri mengambil koloni ini karena jalur keretanya.[2] Setelah berakhirnya Perang Dunia II, wilayah ini menjadi Wilayah Kepercayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang masih berada di bawah pemerintahan komisioner Prancis.

Pada tahun 1955, Togoland Prancis menjadi republik otonom di Prancis, walaupun masih berstatus wilayah kepercayaan PBB. Majelis legislatif yang dipilih oleh rakyat memiliki wewenang yang cukup besar atas urusan-urusan internal. Terdapat pula badan eksekutif terpilih yang dikepalai oleh perdana menteri yang bertanggung jawab kepada majelis. Perubahan-perubahan tersebut dirumuskan dalam konstitusi yang disetujui oleh referendum otonomi Togoland Prancis 1956. Pada 10 September 1956, Nicolas Grunitzky menjadi perdana menteri Republik Otonom Togo. Namun, akibat penyimpangan dalam proses pemungutan suara, diadakan pemilihan umum baru pada tahun 1958 yang dimenangkan oleh Sylvanus Olympio. Pada 27 April 1960, Togo memutus hubungan konstitusionalnya dengan Prancis dan memperoleh kemerdekaannya.

Referensi

  1. ↑ "German Togoland Surrenders Without Conditions to Allies". New York Tribune. New York, NY. Agustus 27, 1914. Diakses tanggal November 12, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "African Tribes Pleased at Overthrow German Masters". The Chattanooga News. Chattanooga, TN. Februari 27, 1920. Diakses tanggal November 13, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan