Senin, 28 September 2026
12:50 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Tody paruh lebar

Tody paruh lebar

Tody paruh lebar
250px-DR_Broad-billed_Tody1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Coraciiformes
Genus: Todus
Spesies:
T. subulatus
Nama binomial
Todus subulatus
G.R. Gray, 1847
250px-Todus_subulatus_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Tody paruh lebar[2] (Todus subulatus) adalah spesies burung dalam famili Todidae sekaligus menjadi salah satu dari dua spesies Todus yang ditemukan di Hispaniola, bersama dengan tody paruh sempit. Mereka merupakan burung insektivor kecil, yang dicirikan dengan bulu hijau cerah, panggul merah muda, dan tenggorokan merah.

Mereka ditemukan pada ketinggian kurang dari 1700 mdpl dan menyukai hidup di habitat-habitat kering ketimbang hutan hujan basah. Spesies ini tidak bermigrasi dan mendiami teritori-teritori yang sangat kecil.

Burug ini tampak melompat di antara dahan-dahan, mencari serangga dengan paruh panjang mereka di antara dedaunan. Tody paruh lebar memiliki dua vokalisasi utama, yaitu panggilan umum yang berbunyi seperti siulan, sementara satu panggilan lain yang mereka suarakan ketika bertemu pemangsa dan terdengar layaknya sebuah trill. Mereka juga dapat membuat suara gemeretuk dengan melewati angin di sayapnya.

Musim kawin mereka dimulai dari April dan berakhir pada Juli. Pada masa itu, betina akan menelurkan satu kelompok telur, yang mencakup satu hingga empat telur. Anakannya membutuhkan tiga pekan untuk mencapai tahap juvenil dan terbang sendiri untuk mendirikan teritori masing-masing. Tody paruh lebar bukan merupakan spesies terancam, sehingga dinilai sebagai spesies risiko rendah oleh IUCN.

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2016). "Todus subulatus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T22683021A92973606. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22683021A92973606.en. Diakses tanggal 13 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Kepulauan Karibia: Seruan untuk Pengajuan Proposal Hibah Besar untuk Lokakarya Penilaian Akhir". id.cepf.net. Diakses tanggal 2026-09-24.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan