Kamis, 08 Oktober 2026
18:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Titrasi obat

Titrasi obat

Bagikan:
330px-Titrated_doses.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kurva respons dosis terapeutik (hijau) dan efek samping (merah) yang menggambarkan dosis titrasi awal dan semakin meningkat (panah).

Titrasi obat adalah proses penyesuaian dosis suatu obat untuk mendapatkan manfaat maksimal tanpa efek samping.[1]

Ketika suatu obat memiliki indeks terapeutik yang sempit, titrasi sangatlah penting, karena kisaran antara dosis efektif suatu obat dan dosis terjadinya efek samping kecil.[2] Beberapa contoh jenis obat yang umumnya memerlukan titrasi antara lain insulin, antikonvulsan, pengencer darah, antidepresan, dan obat penenang.[3][4][5]

Disarankan untuk melakukan titrasi obat dibandingkan menghentikannya secara tiba-tiba dalam beberapa situasi. Glukokortikoid harus dikurangi setelah penggunaan jangka panjang untuk menghindari insufisiensi adrenal.[6]

Titrasi obat juga digunakan dalam uji klinis tahap I. Obat eksperimental diberikan dalam dosis yang meningkat hingga efek samping menjadi tidak dapat ditoleransi.[7] Uji klinis yang menemukan dosis yang sesuai disebut studi rentang dosis (dose-ranging study).

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Maxwell S (2013). "Chapter 2: Therapeutics and Good Prescribing: Choosing a Dosing Regime". Dalam Walker BR, Colledge NR, Ralston SH, Penman ID (ed.). Davidson's Principles and Practice of Medicine. Elsevier Health Sciences. hlm. 34. ISBN 978-0-7020-5103-6.
  2. ↑ Schachter M, Pirmohamed M (2012). "General Pharmacology". Dalam Bennett PN, Brown MJ, Sharma P (ed.). Clinical Pharmacology (Edisi 11). Elsevier. hlm. 74–109. ISBN 978-0-7020-4084-9.
  3. ↑ Roden DM (2014). "Chapter 5 : Principles of Clinical Pharmacology". Dalam Kasper D, Fauci A, Hauser S, Longo D, Jameson JL, Loscalzo J (ed.). Principles of Clinical Pharmacology (Edisi 19). New York, NY: McGraw-Hill. ISBN 978-0-07-180215-4.
  4. ↑ Olson KR, Anderson IB, Benowitz NL, Blanc PD, Clark RF, Kearney TE, Kim-Katz SY, Wu AH, ed. (11 Desember 2017). "Section III: Therapeutic Drugs and Antidotes". Poisoning & Drug Overdose (Edisi 7). New York, NY: McGraw-Hill. ISBN 978-0-07-183979-2.
  5. ↑ Kruidering-Hall M, Campbell L (30 November 2017). "Chapter 27: Skeletal Muscle Relaxants". Dalam Katzung BG (ed.). Basic & Clinical Pharmacology (Edisi 14). New York, NY: McGraw-Hill. ISBN 978-1-259-64115-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Furst DE, Saag KG. "Glucocorticoid withdrawal". Dalam Matteson EL, Curtis MR (ed.). Treatment Issues in Rheumatology. Diakses tanggal 1 Januari 2024.{{cite book}}: |website= diabaikan
  7. ↑ "Dose-Response Information to Support Drug Registration" (PDF). Guideline for Industry. FDA. November 1994. Diakses tanggal 1 Januari 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik farmakologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan