Kamis, 24 September 2026
22:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Tipe 4 Ha-To

Tipe 4 Ha-To

Mortir swagerak Jepang

Tipe 4 Ha-To
330px-Type_4_Ha-To.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tipe 4 Ha-To "Mortir swagerak"
Negara asal Kekaisaran Jepang
Sejarah produksi
Jumlah produksi 4
Spesifikasi
Berat 14,3 ton
Panjang 6,8 meters
Lebar 2,4 meter
Tinggi 2,75 meters
Awak 7
Perisai 12–25 mm
Senjata
utama
Mortir 300 mm Tipe 3
Senjata
pelengkap
-
Jenis Mesin Mesin 6cyl Mitsubishi gasoline
115 HP
Daya kuda/ton -
Suspensi bell crank
Kecepatan 40 km/h

Tipe 4 Ha-To (試製四式重迫撃砲 ハト, Shisei yon-shiki jū-hakugekihō hato) adalah sebuah meriam swagerak yang dikembangkan oleh Angkatan Darat Kekaisaran Jepang untuk digunakan dalam Perang Dunia II.

Sejarah dan rancangan

Tipe 4 Ha-To dibuat sebagai platform bantuan tembakan swagerak pada akhir 1943. Ha-To memanfaatkan mortir berat 300 mm Tipe 3 yang dipasang pada sasis tank medium Tipe 4 Chi-To yang dimodifikasi.[1][2] Perisainya "lebih tipis" daripada Chi-To dan kompartemen mesinnya dipindahkan ke depan.[2] Mortirnya memiliki jangkauan 3.000 m (1,9 mil) dan meluncurkan proyektil seberat 170 kg (374 pon). Mortir itu sendiri berbobot hampir 1,5 ton dan untuk menjaga agar pusat gravitasi tidak menggeser dan menjatuhkan kendaraan, mortir itu tidak dapat dinaikkan lebih dari 50 derajat.

Purwarupa pertama selesai pada akhir 1944 dan dibawa ke Akademi Tentara Kekaisaran Jepang untuk diuji. Meskipun pengujian menunjukkan bahwa Ha-To akan menjadi senjata yang efektif, kendaraan ini terlalu mahal untuk diproduksi, dan Biro Teknis Angkatan Darat Jepang justru mengalihkan perhatiannya pada beberapa peluncur roket swagerak.[1]

Tiga unit tambahan diproduksi sebelum Jepang menyerah, tetapi tidak ada yang digunakan dalam pertempuran.[3]

Referensi

Bibliografi

Kendaraan tempur lapis baja Kekaisaran Jepang pada Perang Dunia II
Tanket
Tank ringan
Tank medium
Tank amfibi
Artileri swa-gerak
(termasuk Penghancur tank)
Mobil lapis baja
Lainnya
Purwarupa
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan