Senin, 12 Oktober 2026
22:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Timur Sinar Suprabana

Timur Sinar Suprabana

Sastrawan Indonesia

Bagikan:
Timur Sinar Suprabana
250px-Timur_sinar_suprabana.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1963-05-04)4 Mei 1963
PekerjaanPenulis
Sastrawan
Masa aktif1980 - sekarang

Timur Sinar Suprabana (lahir 4 Mei 1963) adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui karya-karyanya berupa esei sastra, cerita pendek, dan puisi yang dipublikasikan di berbagai surat kabar antara lain Kompas, Suara Merdeka, Kedaulatan Rakyat, Media Indonesia, Suara Pembaruan, dan lain-lain. Dia juga mengomunikasikan karya-karyanya ke publik melalui pembacaan puisi yang dilakukannya berkeliling di banyak kota di Indonesia.[1][2][3][4]

Selain menyair, Timur juga menulis cerita pendek, esai, kritik seni, reportase sosial-budaya, dan naskah drama, serta bergiat di forum-forum kebudayaan Jawa Tengah. Putra dari pasangan Bolo Soetiman dan Moenasijah Mu, ini sekarang menetap di Semarang bersama istrinya, Dewi Nurliyanti, dan dua putri kandung mereka, Langit Hijau dan Laut Padi.

Bibliografi

  • Menyelam Dalam
  • Gobang Semarang (2009, Penerbit KATA KITA)
  • Sihir Cinta (2008, Penerbit gubuGPenceng dan Taman Budaya Jawa Tengah)
  • Langit Semarang (2008, Penerbit gubuGPenceng dan Taman Budaya Jawa Tengah)
  • Dua Hati (2008, Penerbit gubuGPenceng dan Taman Budaya Jawa Tengah)
  • Dengan Cinta (2007), Nyanyian dari Ruang di Garistangan (bersama 5 penyair, 2007)
  • Lembah yang Tak Henti Bernyanyi (2007, bersama 3 penyair)
  • Malam (2005)
  • Matasunyi (2005)

Aktivitas

Timur adalah sosok seniman Semarang yang tak mau diam dalam karya. Sejak tahun 1983, Timur sudah mengikuti sekurang-kurangnya 57 kegiatan festival seni, sastra, ataupun budaya di berbagai kota di Indonesia.

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ Sastra Indonesia: Timur Sinar Suprabana
  2. ↑ Good Reads
  3. ↑ "Sang Pejalan: Timur Sinar Suprabana". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2015-08-13.
  4. ↑ "Justicia: Timur Sinar Suprabana". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-02-16. Diakses tanggal 2015-08-13.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan