Kamis, 08 Oktober 2026
15:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Tiger Parenting

Bagikan:
Ada usul agar artikel ini digabungkan dengan Pengasuhan harimau. (Diskusikan)
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2022)

Tiger Parenting adalah gabungan dari pola asuh otoriter dan kontrol yang ketat dengan berkesinambungan. Pola Asuh Tiger Parenting menerapkan cara yang ekstrem dan mengontrol anak agar berhasil di kehidupannya, khususnya dalam pencapaian akademik. Gaya pengasuhan ini cenderung dingin, banyak menutut dari anak dan tidak memberikan dukungan secara emosional.[1] Semua itu diterapkan oleh orang tua dan pengasuh dengan harapan sang anak akan memperoleh kesuksesan di masa depan. Terlepas dari manfaatnya pola pengasuhan seperti ini juga mempunya dampak yang buruk bagi anak.[2]

Ciri-ciri tiger parenting

Tiger parenting dapat diidentifikasi melalui beberapa ciri seperti banyaknya kekangan yang diterapkan kepada anak dalam pergaulan, menuntut anak untuk mendapatkan nilai yang sangat memuaskan disekolah dan akan memberikan hukuman jika tuntutan tersebut tidak terpenuhi dengan baik, orang tua atau pengasuh lebih mengedepankan keinginan mereka dibandingkan mendengarkan pendapat dan keluh kesah anak dan apa yang dirasakan oleh anak, lebih mementingkan hasil daripada proses yang sudah dilewati oleh anak. Anak yang diasuh dengan pola pengasuhan seperti ini biasanya sangat takut untuk terbuka dan bercerita kepada orang tuanya disebabkan khawatir terkena kemarahan orang tua.Bagi orang tua yang seperti ini, peraturan tidak boleh dilanggar sama sekali sehingga terkesan sangat kaku. Anak biasanya hanya mendapat waktu yang sedikit untuk bermain dan mengeksplorasi dunianya.Sebagai gantinya, anak lebih banyka disuruh untuk belajar dengan cara yang konvensional atau melakukan hal-hal yang dituntut oleh orang tua.[2]

Sejarah dan Asal-usul

Pola asuh tiger parenting pertama kali diperkenalkan oleh Amy Chua, seorang profesor hukum di Sekolah Hukum Yale dalam bukunya Battle Hymn of the Tiger Mother (2011).[3] Amy Chua mengklaim terang-terangan bahwa pola asuh tiger parenting yang ia gunakan efektif dan berhasil.[4]

Referensi

  1. ↑ Wisnubrata, ed. (2021-09-07). "Apa itu Tiger Parenting? Metode yang Dewakan Kesuksesan Anak". Kompas.com. Diakses tanggal 2022-04-26.
  2. 1 2 "Mengenal Tiger Parenting, Didikan Orang Tua yang Ekstrem". Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - DokterSehat. 2021-10-14. Diakses tanggal 2022-04-26.
  3. ↑ "Apa Itu Pola Asuh Tiger Parenting: Perpaduan Suportif & Otoriter". Tirto.id. Diakses tanggal 2021-04-21.
  4. ↑ Chua, Amy (2011-01-08). "Why Chinese Mothers Are Superior". Wall Street Journal (dalam bahasa American English). ISSN 0099-9660. Diakses tanggal 2021-04-21.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan